Ngaji Dino Iki #797: Hidup Adalah Pilihan

0
95

Asalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

I am not what happened to me. I am what I choose to become.”

(“Aku bukan seperti yang terjadi pada diriku. Aku menjadi apa yang aku pilih.”)

Terpaan ujian dan cobaan jangan sampai mengubah perangai dan karakter kita menjadi seorang yang pembenci, hasad, pemarah, atau pengutuk kehidupan.

Juga gelimang rezeki, kemudahan, dan tingginya jabatan jangan membuat kita lupa diri hingga terjerumus dalam kemaksiatan dan kezaliman.

Hidup dengan gelimang rezeki, kemudahan, dan tingginya jabatan adalah ujian dari-Nya.
Sebagaimana bangkrut pailit dan kesulitan usaha serta masalah pelik yang lain, juga merupakan ujian dari Allah swt.

Ujian dua kutub yang berlawanan tersebut telah ditetapkan oleh-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahuinya.

Allah swt telah menegaskan:

فَإِذَا مَسَّ الْإِنْسَانَ ضُرٌّ دَعَانَا ثُمَّ إِذَا خَوَّلْنَاهُ نِعْمَةً مِنَّا قَالَ إِنَّمَا أُوتِيتُهُ عَلَى عِلْمٍ بَلْ هِيَ فِتْنَةٌ وَلَكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ

Now, when trouble touches man, he cries to Us; but when We bestow a favour upon him as from Ourselves, he says, “This has been given to me because of a certain knowledge (I have)!” nay, but this is but a trial, but most of them understand not !.

Artinya:
Maka apabila manusia ditimpa bahaya ia menyeru Kami, kemudian apabila Kami berikan kepadanya nikmat dari Kami ia berkata: “Sesungguhnya aku diberi nikmat itu hanyalah karena kepintaranku.” Sebenarnya itu adalah ujian, tetapi kebanyakan mereka itu tidak mengetahui (QS. Az Zumar: 49).

Pilihlah proyeksi diri menjadi orang yang ikhlas, bersahaja, bersemangat, pemaaf, rendah hati, tekun, dan dermawan.

Pasang alarm mawas diri terhadap perangkap-perangkap nafsu dan setan. Miliki target menjadi Al-Ihsan yang menurut mayoritas ulama adalah tingkatan tertinggi dalam agama.

مَا الْإِحْسَانُ قَالَ أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ فَإِنْ لَمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ

Shahih Al-Bukhari: 48 Apakah ikhsan itu: “Al-Ihsan adalah engkau menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, maka jika engkau tidak bisa melihat-Nya maka sesungguhnya Dia melihatmu.”

Hidupkan muraqabatullah, yaitu setiap niat, lisan, dan gerak-gerik kita merasa senantiasa diawasi Allah swt.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

Imam Syaukani

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here