Ngaji Dino Iki #798: Air dan Kehidupan Kita

0
105

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“Water can change your life. Have you dive into it?”

(“Air dapat mengubah hidup Anda. Apakah Anda telah mendalami (ilmu)nya?”)

Saat ke toilet umum sering kali kita temui pamflet yang ditempel di dinding, apa warna air seni kita. Semakin kuning keruh semakin dianjurkan untuk segera menambah asupan air putih.

Dulu, saat masih muda dan sehat, kita mengabaikannya. Padahal, kalau kita selami manfaat air putih di berbagai web kesehatan maupun jurnal penelitian pasti kita menjadi penggemar air putih.

Pada intinya, konsumsi air putih sesuai anjuran kesehatan dapat meningkatkan kinerja seluruh organ dan metabolisme tubuh.

Bila sering sakit kepala atau migrain, sering lupa dan tidak mood, kelebihan berat badan, cobalah tambah asupan air putih; tak perlu mengonsumsi obat atau suplemen kimiawi.

Setidaknya kita mengamalkan sunnah Rasulullah saw, terkait minum: Al Miqdam bin Ma’dikarib berkata, “Aku mendengar Rasulullah saw bersabda:

مَا مَلَأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ حَسْبُ الْآدَمِيِّ لُقَيْمَاتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ فَإِنْ غَلَبَتْ الْآدَمِيَّ نَفْسُهُ فَثُلُثٌ لِلطَّعَامِ وَثُلُثٌ لِلشَّرَابِ وَثُلُثٌ لِلنَّفَسِ

Sunan Ibnu Majah 3340: “Tidaklah anak Adam memenuhi tempat yang lebih buruk daripada perutnya, ukuran bagi (perut) anak Adam adalah beberapa suapan yang hanya dapat menegakkan tulang punggungnya. Jika jiwanya menguasai dirinya, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minum dan sepertiga untuk bernapas.”

Jumlah sepertiga bagian itu sebenarnya jumlah yang signifikan bagi tubuh kita.

Kemesraan Rasulallah saw, ketika minum air bersama istri beliau, terekam dalam hadits:

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ كُنْتُ أَشْرَبُ وَأَنَا حَائِضٌ ثُمَّ أُنَاوِلُهُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَضَعُ فَاهُ عَلَى مَوْضِعِ فِيَّ فَيَشْرَبُ وَأَتَعَرَّقُ الْعَرْقَ وَأَنَا حَائِضٌ ثُمَّ أُنَاوِلُهُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَيَضَعُ فَاهُ عَلَى مَوْضِعِ فِيَّ

Shahih Muslim 453: Dari Aisyah dia berkata, “Aku minum ketika aku sedang dalam keadaan haid, kemudian aku memberikannya kepada Nabi saw, lalu beliau meletakkan mulutnya pada tempat mulutku (ketika minum).”

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

Imam Syaukani

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here