Ngaji Dino Iki #811: Kesiapsiagaan Diri

0
165
Liputan6.com

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“Calm, but alert. Relaxed, but Ready. Smooth, but Sharp. Humble, but Confident.”

(“Tenang, tapi waspada. Rileks, tapi siaga. Lembut, tapi jeli. Santun, tapi percaya diri.”)

Empat sikap yang dijadikan judul buku oleh Demi Hickman sebenarnya adalah intisari sikap pendekar samurai atau bela diri Jepang di masa lalu.

Suatu filosofi yang bisa ditiru oleh seseorang maupun sebuah organisasi untuk tetap waspada dalam membentengi diri dan menghadapi berbagai tantangan, termasuk VUCA (volatility, uncertainty, complexity, ambiguity) di era modern ini.

Di dalam konteks bernegara, sikap ini diperlukan untuk menjaga benteng-benteng akidah (ideologi), politik, ekonomi, sosial, budaya, dan hankam.

Di dalam Islam, kita mengenal pula empat sikap, sebagaimana penegasan Allah swt dalam firman-Nya:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

O ye who believe! persevere in patience and constancy; vie in such perseverance; strengthen each other; and fear Allah; that ye may prosper.

Artinya:
Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu beruntung. (QS. ali Imran: 200).

Oleh karena itu, dibutuhkan para penjaga benteng (murobith) di berbagai aspek kehidupan.

Begitu pentingnya ribath sampai Rasulullah saw bersabda, dari Sahal bin Sa’ad As-Sa’idiy ra bahwa Rasulullah saw bersabda:

رِبَاطُ يَوْمٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا عَلَيْهَا وَمَوْضِعُ سَوْطِ أَحَدِكُمْ مِنْ الْجَنَّةِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا عَلَيْهَا وَالرَّوْحَةُ يَرُوحُهَا الْعَبْدُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أَوْ الْغَدْوَةُ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا عَلَيْهَا

Shahih Bukhari 2678: “Ribath (bersiap siaga) satu hari di jalan Allah lebih baik dari dunia dan apa saja yang ada di atasnya dan tempat cambuk seorang dari kalian di surga lebih baik daripada dunia dan apa saja yang ada di atasnya dan berangkat pada awal hari (pagi) atau berangkat pada akhir hari (siang) untuk berperang di jalan Allah lebih baik daripada dunia dan apa saja yang ada di atasnya.”

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

Imam Syaukani

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here