Ngaji Dino Iki #821: Nikmat dan Keberuntungan dalam Shalat

0
84
Tebuireng online

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

“When worshipper stands to pray, all of his sins are placed on his head and shoulders, so whenever he bows or prostrates, his sins fall off.”

(“Ketika seorang hamba berdiri untuk shalat, semua dosanya diletakkan di atas kepala dan pundaknya, jadi setiap kali dia ruku’ atau sujud, dosa-dosanya berguguran.”)

Allah swt berfirman:

يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا ارْكَعُوا وَاسْجُدُوا وَاعْبُدُوا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

O ye who believe! Bow down, prostrate yourselves, and adore your Lord; and do good; that ye may prosper.

Artinya:

“Wahai hamba hamba yg beriman! Ruku’lah, sujudlah, dan sembahlah Tuhanmu, dan berbuatlah kebaikan agar kamu beruntung.” (QS. Al-Hajj: 77).

Salah satu keberuntungan yang diperoleh adalah dosa-dosa yang diampuni oleh Allah swt.

Karena itu janganlah menjadi pencuri shalat.

Dari Abu Sa’id Al Khudri ia berkata; Rasulullah saw bersabda:

إِنَّ أَسْوَأَ النَّاسِ سَرِقَةً الَّذِي يَسْرِقُ صَلَاتَهُ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ يَسْرِقُهَا قَالَ لَا يُتِمُّ رُكُوعَهَا وَلَا سُجُودَهَا

Musnad Ahmad 11106: “Sesungguhnya seburuk-buruk manusia adalah pencuri yang mencuri shalatnya.” Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana ia mencuri shalatnya?” Beliau bersabda, “Ia tidak menyempurnakan ruku’ dan sujudnya.”

Jangan pernah lagi terburu-buru dalam ruku’ dan sujud. Hayati, nikmati, rasakanlah bahwa saat rukuk-sujud, kita sedang berhadapan dengan serba Maha, Yang Mengampuni dosa, Yang Mengatur, Yang Melihat dan Yang Mendengar kita.

 

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum w.w.

Dari sahabatmu

 

Imam Syaukani

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here