Ngaji Dino Iki #824: Meraih dan Mewujudkan Takdir

0
318
Depok Pos

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

 

“Qadr of Allah swt Means either you have to be patient or you have a choice in your life, make them and you will create destiny.”

(“Takdir Allah berarti kamu harus bersabar atau kamu punya pilihan dalam hidup, raihlah, maka kamu akan mewujudkan takdir.”)

Setiap kejadian yang kita alami kadang tidak sesuai harapan dan kadang membuka peluang untuk diraih. Dinamika ini menuntut kita untuk sabar atau mengoptimalkan potensi kita untuk meraihnya.

Ketahuilah bahwa, Rasulullah saw bersabda:

لَا يُؤْمِنُ عَبْدٌ حَتَّى يُؤْمِنَ بِالْقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ حَتَّى يَعْلَمَ أَنَّ مَا أَصَابَهُ لَمْ يَكُنْ لِيُخْطِئَهُ وَأَنَّ مَا أَخْطَأَهُ لَمْ يَكُنْ لِيُصِيبَهُ

Sunan Tirmidzi 2070: “Engkau tidak dikatakan beriman kepada Allah hingga engkau beriman kepada takdir yang baik maupun yang buruk dan engkau harus mengetahui bahwa apa saja yang akan menimpamu tidak akan luput darimu dan apa saja yang luput darimu tidak akan menimpamu.”

As-Safariny berkata:

“Mazhab ulama-ulama terdahulu dan Ahlus Sunnah yang hakiki meyakini bahwa Allah menciptakan kemampuan, kehendak, dan perbuatan hamba. Dan hambalah yang menjadi pelaku perbuatan yang dia lakukan secara hakiki.”

Dan Allah swt menjadikan hamba sebagai pelakunya, sebagaimana firman-Nya:

وَمَا تَشَاءُونَ إِلَّا أَنْ يَشَاءَ اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ

But ye shall not will except as Allah wills; the Cherisher of the Worlds.

Artinya:

“Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah.” (QS At Takwir: 29).

Maka, dalam ayat ini Allah swt menetapkan kehendak hamba dan Allah swt mengabarkan bahwa kehendak hamba ini tidak terjadi kecuali dengan kehendak-Nya.

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum w.w.

Dari sahabatmu

 

Imam Syaukani

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here