Ngaji Dino Iki #830: Pentingnya Zikir

0
163
Tribun Style

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“No deed is lighter than Dhikr. Richer in taste and more pleasing to heart.”

(“Tidak ada ibadah yang lebih ringan dari zikir. Lebih beragam manfaatnya dan lebih menyenangkan hati.”)

Dua orang Arab Baduy (orang Arab pedalaman) mendatangi Rasulullah saw dan bertanya:

الْآخَرُ إِنَّ شَرَائِعَ الْإِسْلَامِ قَدْ كَثُرَتْ عَلَيْنَا فَبَابٌ نَتَمَسَّكُ بِهِ جَامِعٌ قَالَ لَا يَزَالُ لِسَانُكَ رَطْبًا مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ

Musnad Ahmad 17020: “Kami telah mendapatkan banyak pengajaran tentang syariat Islam, maka ajarkanlah kepada kami satu pintu yang menghimpun seluruh kebaikan yang bisa kami jadikan pedoman.” Beliau bersabda, “Hendaknya lisanmu selalu basah dengan zikir kepada Allah.”

Ada begitu banyak jenis zikir yang disunahkan dengan ragam tujuan dan manfaat. Mulai membaca istighfar 3 kali setelah shalat, dilanjutkan dengan Allahumma anta salam… di dalam riwayat Muslim misalnya.

Atau yang ringan, namun amat berbobot, dari Abu Zur’ah dari Abu Hurairah dia berkata; “Rasulullah saw telah bersabda:

كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

Shahih Muslim 4860: “Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat dalam timbangan (amalan) dan dicintai oleh Ar-Rahman, yaitu subhanallahi wa bihamdih, subhanallahil ‘azhim.”

Di waktu lain Rasulallah saw bersabda, dari Samurah bin Jundub, dia berkata; Rasulullah saw bersabda:

أَفْضَلُ الْكَلَامِ بَعْدَ الْقُرْآنِ أَرْبَعٌ وَهِيَ مِنْ الْقُرْآنِ لَا يَضُرُّكَ بِأَيِّهِنَّ بَدَأْتَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Musnad Ahmad 19357: “Sebaik-baik ucapan setelah Al-Quran ada empat, sedangkan keempatnya termasuk dari bagian Al-Quran. Dan tidak mengapa engkau memulainya dari mana saja, yaitu; Subhanallahi (Maha Suci Allah), wal hamdulillah (Puji syukur hanya milik Allah), wa laa ilaaha illallah (Tiada Illah kecuali Allah), wallahu akbar (Allah Maha Besar).”

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum w.w.

Dari sahabatmu

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here