Ngaji Dino Iki #842: Hidup Mesti Bergerak

0
200

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

We cannot become what we want by remaining what we are.”

(“Kita tidak bisa menjadi seseorang yang kita cita-citakan, bila tetap bertahan menjadi diri kita yang sekarang.”)

Banyak di antara kita yang gampang takjub terhadap kehebatan orang. Namun sering gagal atau mungkin malas mendesain diri agar bisa menjadi orang sukses.

Sekali, dua kali mencoba lalu gagal. Lalu banyak yang langsung mundur dan menyudahi usahanya. Padahal sukses, prestasi, ilmu, itu tidak bisa diperoleh hanya dengan satu langkah belaka.

Itu semua tak bisa dicapai kecuali dengan kesungguhan upaya dan doa. Allah swt telah berfirman:

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ

And those who strive in Our (Cause), We will certainly guide them to Our Paths: for verily Allah is with those who do right.

Artinya:
“Dan orang-orang yang bersungguh-sungguh untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Ankabut: 69).

Bila semakin banyak orang berusaha bertransformasi, energi positif kan menyebar dan melahirkan kesuksesan bersama, khususnya di tengah pandemi yang panjang ini.

Kesungguhan dalam berusaha adalah modal utama dalam kesuksesan. Juga termasuk di dalamnya kesungguhan dalam menyelesaikan urusan umat, urusan orang banyak atau urusan rakyat.

Sebagaimana riwayat hadits, telah menceritakan kepada saya ‘Urwah bin Az Zubair bahwa ‘Aisyah ra berkata: Ketika Abu Bakar Sh-Shiddiq diangkat menjadi khalifah ia berkata:

لَقَدْ عَلِمَ قَوْمِي أَنَّ حِرْفَتِي لَمْ تَكُنْ تَعْجِزُ عَنْ مَئُونَةِ أَهْلِي وَشُغِلْتُ بِأَمْرِ الْمُسْلِمِينَ فَسَيَأْكُلُ آلُ أَبِي بَكْرٍ مِنْ هَذَا الْمَالِ وَيَحْتَرِفُ لِلْمُسْلِمِينَ فِيهِ

Shahih Bukhari 1928: “Kaumku telah mengetahui bahwa pekerjaanku mencari nafkah tidak akan melemahkan urusanku terhadap keluargaku, sementara aku juga disibukkan dengan urusan kaum muslimin. Maka keluarga Abu Bakar akan makan dari harta yang aku usahakan ini, sedangkan dia juga bersungguh bekerja untuk urusan kaum muslimin.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here