Ngaji Dino Iki #924: Hebatnya Pribadi Pemaaf

0
118
Ilustrasi istimewa

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

 

“O Allah, if hurt people, give me the strength to forgive and forget.”

(“Ya Allah, jika aku menyakiti orang, beri aku kekuatan untuk memaafkan dan melupakan (perbuatannya).”)

Sifat pemaaf memiliki keutamaan yang luar biasa.

وَلَمَنْ صَبَرَ وَغَفَرَ إِنَّ ذَلِكَ لَمِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ

But indeed if any show patience and forgive, that would truly be an exercise of courageous will and resolution in the conduct of affairs.

Artinya:

“Orang yang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya yang demikian itu termasuk perbuatan mulia.” (QS. asy Syura: 43).

Allah swt juga berfirman:

وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ — وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

And for a Garden whose width is that (of the whole) of the heavens and of the earth, prepared for the righteous. — and pardon (all) men; for Allah loves those who do good.

Artinya:

“ganjaran surga seluas langit dan bumi” dari Allah bagi yang bertakwa dan, “orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali Imran: 133 – 4)

Melupakan kesalahan mungkin sulit bagi sebagian orang. Yang mampu melakukannya termasuk pewaris sifat Nabi saw, yaitu membalas keburukan dengan kebaikan.

Ingatlah kisah Nabi Muhammad saw yang ditarik syal bajunya sampai berbekas di leher beliau oleh seorang Badui yang meminta harta darinya. Beliau malah tersenyum dan memerintahkan Anas ra untuk memberikannya. (HR. Al-Bukhari: 3149).

Allah swt telah berjanji:

فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ

But if a person forgives and makes reconciliation, his reward is due from Allah.

Artinya:

“Maka barang siapa memaafkan dan berbuat baik maka pahalanya atas  (tanggungan) Allah.” (QS. asy Syura: 40)

Mulai sekarang, Mari belajar untuk menjadi orang yang suka memaafkan kesalahan orang lain.

 

Semoga bermanfaat

Wassalamualaikum w.w.

Dari sahabatmu

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here