Ngaji Dino Iki #927: Pentingnya Gizi Makanan Halal

0
168
Ilustrasi jurnal Islam

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“Good Nutrition will prevent 95 % of all diseases.”

(Nutrisi yang baik akan mencegah 95% penyakit.”)

Linus Pauling (1901-1994) adalah seorang ahli Kimia Quantum dan Biokimia yang telah dua kali memenangkan Nobel di bidang Kimia (1954) dan Perdamaian (1962).

Beliau meneliti pengaruh nutrisi yang tepat (termasuk suplemen) sehingga dapat mempertahankan kesehatan dari berbagai penyakit. Ini tentu amat berguna saat krisis COVID-19 yang terjadi lebih dari setahun ini.

Kita harus berjuang untuk tetap sehat selama masa yang penuh tantangan ini.

Penekanan nutrisi penting dalam Islam melalui perintah thayyib dalam pemilihan makanan selain halal. Allah swt telah menegaskan:

وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ مُؤْمِنُونَ

Eat of the things which Allah hath provided for you, lawful and good. but fear Allah, in Whom ye believe.

Artinya:
Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezkikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya. (QS. Al-Maidah: 88)

Dilain ayat, Dia berfirman:

يَاأَيُّهَا النَّاسُ كُلُوا مِمَّا فِي الْأَرْضِ حَلَالًا طَيِّبًا وَلَا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ

O ye people! Eat of what is on earth, lawful and good; and do not follow the footsteps of the Evil One, for he is to you an avowed enemy.

Artinya:
Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu. (QS. Al Baqarah:168).

Pun Rasulullah saw mencontohkan pola makan beliau yang diakui oleh dunia kesehatan sebagai pola makan sehat yang dapat menghindarkan diri dari berbagai penyakit. Rasulallah saw telah mengingatkan kita, dengan sabdanya:

مَا مَلَأَ آدَمِيٌّ وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ حَسْبُ الْآدَمِيِّ لُقَيْمَاتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ فَإِنْ غَلَبَتْ الْآدَمِيَّ نَفْسُهُ فَثُلُثٌ لِلطَّعَامِ وَثُلُثٌ لِلشَّرَابِ وَثُلُثٌ لِلنَّفَسِ

Sunan Ibnu Majah 3340: “Tidaklah anak Adam memenuhi tempat yang lebih buruk daripada perutnya, ukuran bagi (perut) anak Adam adalah beberapa suapan yang hanya dapat menegakkan tulang punggungnya. Jika jiwanya menguasai dirinya, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minum dan sepertiga untuk bernafas.”

Prof. Hans Heinrich Reckeweg, M.D. mengatakan bahwa kaum barat tidak memperhatikan dan mencontoh adab makan yang diajarkan oleh Islam, pada akhirnya akan mudah terserang oleh berbagai macam penyakit.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here