Ngaji Dino Iki #948: Mengelola Nafsu

0
209
Ilustrasi istimewa

Assalamualaikum w.w.

“Like a sandcastle, all is temporary. Built it, tend it, enjoy it. And when time comes, let it go.”

(“Seperti istana pasir, semuanya hanya sementara. Bangun, rawat, nikmati. Dan ketika saatnya tiba, lepaskan.”)

Banyak orang yang bernafsu menata duniawinya untuk terus semakin mapan, kaya, dan terpandang.

Bukannya tak boleh. Pun agama tidak sampai mematikan atau mengharamkannya.

Namun nafsu harus dikelola, tidak keblinger dengan dunia. Apa lagi pandemi memberikan kita kesadaran jelas bahwa dunia begitu fana.

Kapan pun ajal tiba, kita mesti siap melepaskan dunia dan menyambut kehidupan setelah mati.
Dan kitapun segera diminta pertanggungan jawab atas apa yang kita perbuat, saat hidup di dunia.

Sebagaimana firman-Nya:

كُلُّ نَفْسٍ بِمَا كَسَبَتْ رَهِينَةٌ

Every soul will be (held) in pledge for its deeds.

Artinya:
Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya (QS. al Mudatsir: 38)

Salah satu upaya mengelola nafsu adalah berpuasa. Ia mentarbiyah nafsu kita agar disiplin dan selalu berwawasan akhirat.

Nabi Muhammad saw pernah menasihati beberapa pemuda:

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنْ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

Musnad Ahmad 3830: “Wahai sekalian pemuda, barangsiapa yang sanggup di antara kalian ba`ah (menanggung pernikahan), hendaklah menikah karena hal itu dapat menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan, namun siapa yang tidak mampu melakukannya maka “Berpuasalah, karena puasa sebagai penekan hawa nafsu baginya.”

Mari ubah haluan. Maknai dan nikmati bahtera hidup dalam kayuhan ketaatan kepada Sang Pencipta. Arahkan tujuan kepada tujuan-tujuan jangka panjang, yang berakhir finis di surga, in syaa Allah.

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here