Ngaji Dino Iki #954: Amalan Teristimewa

0
201
Ilustrasi detik

Assalamualaikum w.w.

KLIKMU.CO

Bersama Ustadz Dr. Imam Syaukani, MA)*

“If you want unusual result, do unusual practice too.”

(“Jika ingin hasil yang gak biasa, lakukan amalan yang gak biasa juga.”)

Allah swt berfirman:

وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ

And in the hours of early dawn, they (were found) praying for Forgiveness.

Artinya:
“Dan pada akhir malam (Al-Ashari) mereka memohon ampunan (kepada Allah).” (QS. Adz Dzaariyat: 18).

Waktu akhir malam ini kebanyakan ditinggalkan oleh manusia.

Ust. Adi Hidayat menjelaskan:
“Jeda waktu antara waktu Lail dan Fajr sekitar 15-30 menit disebut Saharun (sahur), jamaknya disebut Al-Asharun… Sepanjang kita hidup, kita mempunyai peluang untuk meraih ampunan dan doa yang pasti diijabah Allah.”

Sebelumnya di ayat: 16 surah yang sama, upaya kebaikan dalam meraih sesuatu, perlu kesungguhan dan kontinuitas.

ءَاخِذِينَ مَا ءَاتَاهُمْ رَبُّهُمْ إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُحْسِنِينَ

Taking joy in the things which their Lord gives them, because, before then, they lived a good life.

Artinya:
Sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik. (QS. Adz Dzaariyat: 16)

Bedanya, bila ibadah tanpa tuntunan itu haram, maka kaidah fikih muamalah adalah mubah atau boleh dengan cara apa pun asal tidak melanggar syari.
Lakukan yang tidak biasa. Inovasi ide atau metode, cara penyampaian, atau improvisasi lain agar jalan perubahan (kesuksesan) dibukakan Allah (QS. ar Ra’du: 11) sambil terus berbaik sangka kepada-Nya.

Dari Abu Hurairah dia berkata; Nabi saw bersabda: “Allah swt berfirman:

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ حِينَ يَذْكُرُنِي إِنْ ذَكَرَنِي فِي نَفْسِهِ ذَكَرْتُهُ فِي نَفْسِي وَإِنْ ذَكَرَنِي فِي مَلَإٍ ذَكَرْتُهُ فِي مَلَإٍ هُمْ خَيْرٌ مِنْهُمْ وَإِنْ تَقَرَّبَ مِنِّي شِبْرًا تَقَرَّبْتُ إِلَيْهِ ذِرَاعًا وَإِنْ تَقَرَّبَ إِلَيَّ ذِرَاعًا تَقَرَّبْتُ مِنْهُ بَاعًا وَإِنْ أَتَانِي يَمْشِي أَتَيْتُهُ هَرْوَلَةً

Shahih Muslim 4832: ‘Aku sesuai prasangka hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku akan bersamanya selama ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam dirinya maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku, jika ia mengingat-Ku dalam sekumpulan orang maka Aku akan mengingatnya dalam sekumpulan yang lebih baik dan lebih bagus darinya. Jika ia mendekat kepada-Ku satu jengkal maka Aku akan mendekat kepada-Nya satu hasta, jika ia mendekat kepada-Ku satu hasta maka Aku akan mendekat kepadanya satu depa, dan jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan maka Aku akan mendatanginya dengan berlari.”

Hingga kelak sukses:

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ

As to the Righteous, they will be in the midst of Gardens and Springs.

Artinya:
“berada di taman-taman (surga) dan mata air.” (QS. QS. Adz Dzaariyat:15)

Semoga bermanfaat
Wassalamualaikum w.w.
Dari sahabatmu

Ustadz Dr. K.H. Imam Syaukani, MA Ketua Korps Muballigh Muhammadiyah (KMM) Kota Surabaya

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here