Nonmuslim pun Sambut Baik Kehadiran MDMC di Lokasi Bencana

0
151
Tim MDMC dalam sebuah acara sosial di Papua. (Tajdid.id)

KLIKMU.CO – Ketua Lembaga Penanganan Bencana Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Budi Setiawan senantiasa menegaskan bahwa gerak Muhammadiyah di bidang kebencanaan adalah murni kemanusiaan. “Muhammadiyah tidak pernah membedakan pelayanan terbaiknya atas dasar agama atau golongan tertentu,” katanya dikutip dari Muhammadoyah.or.id, Kamis (18/2/2021).

Budi lantas mengisahkan banyak warga nonmuslim yang terkejut sekaligus mengapresiasi kesigapan MDMC dalam membuka posko cepat dengan pelayanan lengkap di wilayah bencana. Dia mencontohkan posko Muhammadiyah untuk warga Hindu dalam konflik Balinuraga tahun 2012, posko pelayanan untuk warga Syiah Sampang di Madura (juga pada 2012), hingga posko untuk warga Katolik dalam gempa bumi dan banjir bandang Wasior Papua Barat.

Termasuk ketika Gunung Agung di Bali meletus. Masyarakat sangat menerima posko Muhammadiyah. Untuk pelayanan di bencana alam, hampir tidak pernah ada penolakan dari warga setempat.

“Itu adalah sekelumit kecil dari banyak contoh amal bakti Muhammadiyah,” katanya.

Karena itu, selama lebih dari dua dekade menangani korban bencana alam dan sosial, MDMC hampir tidak pernah mendapatkan hambatan berarti dari masyarakat penyintas. Termasuk di wilayah mayoritas nonmuslim.

“Bahwa pengalaman-pengalaman yang kami dapatkan ketika penanganan bencana alam, penerimaan sangat bagus karena kita hadir tanpa kepentingan apa pun,” papar Koordinator Divisi Pengurangan Risiko Bencana dan Kesiapsiagaan MDMC PP Muhammadiyah Budi Santoso, Kamis (18/2/2021).

Budi juga mengungkapkan bahwa Muhammadiyah dalam penanggulangan bencana mengutamakan asas kemanusiaan sebagaimana perintah Allah untuk memuliakan manusia. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here