Pak Je, Aktivis Muhammadiyah yang Raih Penghargaan Guru Berdedikasi Jawa Timur

0
255
Muhammad Jemadi (kanan) menerima penghargaan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (Istimewa/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Pandemi Covid-19 yang turut menghantam dunia pendidikan nyatanya menjadi berkah tersendiri bagi Muhammad Jemadi MA. Ia tahu betul bahwa di setiap peristiwa ada hikmahnya.

Sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Surabaya yang juga guru SMP Negeri 29 Surabaya itu meraih penghargaan sebagai juara I Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi Jawa Timur Tahun 2020. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Penghargaan dari gubernur Jawa Timur itu diterima Jemadi pada Senin (23/11/2020) di Islamic Center. Sesuai dengan surat gubernur tanggal 20 November 2020 nomor 420/22779/0122/2020 perihal Penerima Penghargaan Gubernur.

Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelahiran Banyuwangi ini telah membuktikan bahwa pandemi bukan untuk ditakuti, namun jadi peluang untuk berkreasi.

Jemadi lantas menceritakan, sebagai seorang guru, dirinya membuat channel penyiaran via Youtube untuk menyampaikan materi pembelajaran. Ia juga rajin mengikuti pelatihan secara online.

“Dalam waktu lima bulan (saya, Red) telah mendapatkan 11 sertifikat pelatihan dan forum ilmiah,” ujar pria yang akrab disap Pak Je itu.

Perinciannya, 3 sertifikat dari Kemendikbud, 1 dari Microsoft Office, 1 dari PGRI Jatim, 3 dari Lembaga Pendidikan Ilmu al-Quran (LPIQ), 1 dari Dinas Pendidikan, 1 dari Pusat Kerukunan Umat Beragama Kemenag RI, 1 dari Kanwil Kemenag Jatim, dan 1 dari Dinas Pendidikan kota Surabaya.

Pak Je menceritakan, baginya penghargaan itu adalah “hal biasa”. Sebab, tahun-tahun sebelumya dirinya juga telah mendapat penghargaan dari Kementerian Agama sebagai Guru Prestasi Pendidikan Agama Islam (PAI).

“Yang terpenting, setiap apa yang dilakukan harus bermanfaat untuk orang banyak, khususnya pendidikan,” ujarnya kepada KLIKMU.CO.

Jemadi juga begitu bersemangat melakukan apa pun untuk perbaikan pendidikan. Salah satunya dengan keterlibatanya sebagai sekretaris Majelis Dikdasmen PDM Surabaya. Ia terus turut berupaya memperbaiki dan meningkatkan mutu pendidikan Muhammadiyah Kota Surabaya. Dia juga terlibat sebagai sekretaris Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI SMP Provinsi Jawa Timur.

Kiprahnya di dunia pendidikan juga tidak diragukan lagi. “Saya berusaha meluangkan waktu untuk memberikan pembinaan dan pendampingan kepada kepala sekolah Muhammadiyah, guru-guru Muhammadiyah, dan juga guru-guru PAI se-Jawa Timur,” kata Pak Je.

Saat ini Jemadi juga tercatat sebagai instruktur nasional (IN) PAI dan master trainer PKB PAI yang melayani pendampingan GPAI seluruh Indonesia. “Hidup sekali harus bermanfaat,” katanya menyampaikan moto hidupnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here