Parenting School Ajari Ayah Bunda Jadi Orang Tua Sesungguhnya

0
177
Ustadz Suhadi Fadjarai saat mengisi materi Ayah Bunda Generasi Hebat di Darul Arqam sesi kedua SD Muhammadiyah 15 Surabaya. (Ali/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – SD Muhammadiyah 15 (SDM Limas) Surabaya menggelar Webinar Darul Arqam edisi kedua dalam bentuk Parenting School bertema “Ayah Bunda Generasi Hebat”. Acara dibuka oleh Ranu Wasisto MM, ketua Umum Pimpinan Cabang Muhammadiyah Wiyung, Sabtu (24/4/2021).

Acara ini diikuti oleh seluruh orang tua dan murid SDM Limas Surabaya. Ditambah 300-an murid dari sejumlah sekolah dasar di Malaysia, yang selama ini menjalin kerja sama dengan SDM Limas. Antara lain, Sekolah Pasir Panjang, Mambau, Yamtuan Antah, Tunku Laksmana Nasir, dan Taman Tuanku Ja’far 2. Sehingga total jumlah keseluruhan mencapai 964 peserta.

Ranu, panggilan akrabnya, menyampaikan pentingnya parenting bagi anak didik. Terlebih di era saat ini. “Pentingnya pendampingan orang tua kepada anak-anak. Apalagi saat ini banyak anak-anak yang justru bermain game sehingga sulit berkomunikasi dengan orang tua” ujarnya.

Ia menambahkan, tujuan parenting ini adalah agar di tengah kesibukannya orang tua tetap memperhatikan anaknya. Selain itu, anak-anak juga diharapkan bisa terus berkreasi dalam situasi apa pun.

Drs Ranu Wasisto MM saat membuka Webinar Darul Arqam Parenting School di SD Muhammadiyah 15 Surabaya. (Ali/Klikmu.co)

Kepala SDM Limas Surabaya Mationo MA mengatakan, Parenting School menjadi ajang silaturahmi antara sekolah, orang tua, dan murid untuk menjalin komunikasi. “Di zaman canggih sekarang ini, banyak anak yang sulit berkomunikasi dengan orang tuanya. Mereka lebih berinteraksi dengan game di HP,” jelasnya.

Mationo menambahkan, orang tua sekarang banyak disibukkan dengan pekerjaan mereka. Tuntutan sekarang juga membuat ibu juga harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Anak Tanggung Jawab Bersama

Dalam sesi materi, Ustadz Suhadi Fadjaray yang didapuk sebagai pembicara mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak. Acara ini, menurut dia, mengajari ayah dan ibu menjadi orang tua sesungguhnya.

Menurut motivator dan konsultan pendidikan ini, pengajaran anak tidak hanya diserahkan kepada ibu. Sedangkan ayah bertugas bekerja mencari nafkah. “Bekali anak-anak dengan iman untuk bersama-sama masuk surga,” ungkap Suhadi.

Dia menambahkan, pada dasarnya pendidikan itu harus bisa menciptakan anak yang tunduk dan beriman kepada Allah. “Kalau hanya menciptakan gemerlap dunia, berarti bapak-ibu sudah dibohongi,” tambahnya.

Suhadi berharap agar para orang tua serius memberikan pendidikan atau pedoman bagi anak-anak, terutama pada ilmu agama, terlebih pada dirinya sendiri. “Jagalah dirimu agar terhindar dari api neraka. Kita harus selalu berikhtiar kepada allah agar mendapat surga dari Allah,” pungkasnya. (Ali Shodiqin/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here