Patuhi Perintah PDM, Madrasah Diniyah Santri pun Digelar Daring

0
133
Ustadz H. Mohammad Hatta HM mengisi kajian di Madrasah Diniyah Santri Muven. (Yuda/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Suasana berbeda dirasakan para santri Panti Asuhan Muhammadiyah KH Achmad Dahlan, Tambak Asri, Surabaya, dalam mengikuti kegiatan Madrasah Diniyah Santri kali ini, Jumat (5/8/2020).

Biasanya para santri dengan semangat datang dari rumah masing-masing menuju ke panti asuhan untuk bertatap muka dan mendengarkan kajian keislaman langsung dari para ustadz pembimbing. Namun, kali ini di tengah pandemi Covid-19 yang persebarannya masih tinggi di Kota Surabaya, para santri untuk sementara tidak diperkenankan datang ke panti.

Seperti biasanya,tujuan diadakan kajian daring ini adalah untuk meningkatkan iman dan ketakwaan, serta menambah ilmu pengetahuan keagamaan di lingkungan panti, pada khususnya dan anak-anak binaan yang tidak bermukim di panti.

Kajian kali ini diisi oleh Ustadz H. Mohammad Hatta HM

dengan materi akidah dan ibadah.

Slamet Supriyadi, kepala Panti Asuhan Muhammadiyah KH Achmad Dahlan, menyatakan bahwa pihaknya berusaha untuk tetap melaksanakan kegiatan kajian di lingkungan panti walau tetap dengan menerapkan protokol sistem daring.

“Menindaklanjuti hasil keputusan Rapat MPS PDM pada hari Jumat (28/8/2020) yang salah satu hasilnya adalah menghentikan sementara kegiatan kajian/pembinaan yang melibatkan banyak santri dan diganti dengan kajian/pembinaan via online/daring sehingga anak-anak masih bisa mengaji dan belajar. Kajian daring ini bisa juga dilihat masyarakat luas lewat FB panti asuhan,” ungkap Slamet.

Slamet menambahkan, setiap selesai kajian daring, para ustadz pembina memberikan tugas kepada para santri untuk dikerjakan di rumah. “Setelah selesai, tugas difoto atau divideo untuk dikirim via grup WA panti,” ujarnya.

Salah satu anak binaan panti yang duduk di bangku kelas 8 SMP Muhammadiyah 11 Surabaya (Muven), Achmad Ariffin, mengaku sangat senang dengan diselenggarakannya kegiatan kajian secara daring. Dia tetap bisa mendapatkan siraman rohani untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan keimanannya.

“Alhamdulillah, senang sekali rasanya di panti tetap diadakan kajian sistem daring. Walau tidak diperbolehkan keluar rumah, masih tetap bisa belajar ilmu agama. Saya sudah selesai mengerjakan tugas dari pak ustadz, menulis surah Ali Imron ayat 110 beserta artinya,” ucap Arif. (Yuda/Red/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here