Patut Diteladani Kader NA, Inilah Wanita-Wanita Hebat yang Hidup di Zaman Rasulullah

0
501
Ustadzah Imamah saat menyampaikan materi di acara Kamus NA dan Pashmina. (Nurul/Klikmu.co)

 

KLIKMU.CO – Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Kota Pasuruan menggagas kegiatan silaturahmi yang dikemas dalam bentuk “Kamus NA dan Pashmina”. Acara itu digelar pada Sabtu (29 Februari 2020.

Kegiatan yang dimulai pukul 12.00 dan berakhir pukul 14.00 tersebut dihadiri 24 orang dari 12 undangan yang tersebar ke AUM dan AUA Muhammadiyah. Antara lain TK ABA I-VI, SD Alkautsar, SD/MI Muhammadiyah, SMP Muhammadiyah, S-PEAM, SMA Muhammadiyah, dan SMK Muhammadiyah Kota Pasuruan. Dalam kegiatan Pashmina itu, Nasyiatul Aisyiyah membuka stan konsultasi gizi, indeks massa tubuh, dan tumbuh kembang anak.

Ketua PDNA Kota Pasuruan Nurul Mawaridah menuturkan, Kamus NA merupakan singkatan dari Kajian Muslimah Nasyiatul Aisyiyah dan menjadi salah satu program kerja departemen dakwah yang rutin digelar satu bulan sekali. Sementara itu, Pashmina merupakan wadah berkumpulnya para remaja dalam mengembangkan diri, bertukar pikiran tentang kesehatan dan kesehatan reproduksi, serta konsultasi psikologi yang meliputi layanan indeks masa tubuh dan pemeriksaan kadar HB, pos konsultasi kesehatan reproduksi, pos konseling dan pos makanan bergizi, serta pos edukasi.

“Kegiatan tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional Ke-60 dan mempersiapkan generasi islami yang sehat serta berkualitas. Adapun tema yang diangkat adalah Wanita Hebat, Peduli Gizi,” ujarnya.

Nurul menambahkan, ruang lingkup Pashmina meliputi upaya pengembangan remaja dan kesehatan remaja yang mencakup upaya preventif, konsultatif, edukatif, dan pelayanan yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan dan penggerak remaja. “Kegiatan ini dilakukan berdasarkan pendekatan edukatif atau kemasyarakatan yang dilakukan melalui pengkaderan remaja disesuaikan dengan kondisi dan potensi remaja setempat,” tuturnya.

Sementara itu, acara dipandu oleh Miftakhul Jannah sebagai koordinator departemen dakwah. Setekah menyanyikan mars Nasyiatul Aisyiyah, selanjutnya pembacaan 10 pilar keluarga muda tangguh Nasyiatul Aisyiyah oleh ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah Nurul Mawaridah.

Menurut dia, sepuluh pilar tersebut adalah kukuh akidah dan akhlakul karimah, sehat jasmani dan rohani, kemandirian, keadilan dengan semangat Al-Maun, dan misi perdamaian. Lalu, demokrasi, anti-kekerasan, kesetaraan akses, ramah lingkungan, serta tanggap bencana.

Materi inti tentang wanita hebat peduli gizi disampaikan Ustadzah Imamah. Imamah sekaligus meluncurkan program Pashmina yang ditandai dengan kegiatan minum susu bersama dan pembagian stiker kebutuhan gizi harian. Imamah lantas menyampaikan ciri-ciri wanita hebat dan nama-nama wanita hebat di zaman Rasulullah.

“Nama-nama wanita hebat tersebut adalah Aminah binti Wahab (Ibunda Rasulullah), Khadijah binti Khuwaid (istri yang setia pada suaminya, orang pertama yang menyatakan beriman dan membenarkan dakwah Rasulullah SAW), Aisyah binti Abu Bakar (istri yang paling banyak mengahabiskan waktu bersama beliau ketika beliau telah menjadi Rasul, cerdas, dan banyak meriwayatkan hadits Rasulullah, baik dari perkataan beliau maupun kebiasaan-kebiasaannya),” jelasnya.

Di samping itu, ada Fatimah binti Rasulullah (amanah dalam menjaga rahasia), Shafiyyah binti Abdul Muthalib (tegas dan pemberani), serta Ummu Sulaim (istri Abu Thalhah yang tabah).

Usai pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan sosialisasi program kerja dari KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Kota Pasuruan oleh Bung Udin. Dalam hal ini, KNPI bersinergi dengan Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah untuk menyukseskan program kerja bersama yang melibatkan masyarakat luas, khususnya Kota Pasuruan. (Nurul Mawaridah/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here