Peganglah Al-Quran dan As-Sunnah Agar Tidak Tersesat di Jalan

0
188
Membakar: selalu berpegang teguh pada tali Agama Allah agar tidak tersesat.(Foto: Habibie)

KLIKMU.CO – “Saya tadi melakukan perjalanan kesini, ketika sampai di perempatan Kapasan saya mencoba jalan baru lewat Tambak wedi. Saya hanya ingin coba-coba, meski saya tahu. Lah kok malah tambah tersesat, akhirnya muter-muter.”

Owner dan Founder MUST-B Training Kota surabaya Ustadz Fery Yudi Antonis S, S.HI., M.Pd.I mengutarakan hal di atas dalam mengawali pembicaraan pada Mabid Spesial Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Semampir di Masjid Al-Mukhlis Jl Bulaksari Masjid 33 Surabaya. Sabtu-Ahad (14-15/4).

Di pagi itu, ustadz Fery mengajak peserta untuk bersyukur kepada Allah atas kenikmatan dan kesehatan serta kemudahan yang diberikan-Nya.

Dia menjelaskan, maksud cerita di atas sama halnya dengan kehidupan manusia. Bahwa sudah diberikan petunjuk yang jelas, “hudan linnas,”

“Apa itu?” tanyanya kepada peserta mabid. Bahwa, Alquran dan Sunnah jelas sekali menjadi pegangan hidup manusia.

“Jika kita berpegang teguh kepada kedua ini insyaAllah tidak akan tersesat. Tidak akan terombang ambing oleh kehidupan dunia,” tukasnya. Tetapi menjadi persoalan manusia itu kadang-kadang tidak mengedepankan akal dan pikiran yang jernih.

“Pengalaman saya tadi, dengan ambil jalan baru berakibat, sudah muter, capek bertanya dari satu orang kepada orang lainnya,” papar Ketua Majelis Pelayan Sosial Surabaya itu.

Tidak kalah menyedihkan, sampai pasar Bulak Banteng ban sepeda motor juga bocor. Kemudian melanjutkan perjalanan dan tanya sama orang, Bulaksari.
“Sampean lurus saja nanti sampai perempatan belok kanan tanya SD Muhammadiyah 21,” kata Fery menirukan

Katanya, patut bersyukur Alhamdulillah bisa sampai sini ketemu dengan pemuda-pemuda luar biasa. Calon-calon pemimpin ummat, calon-calon kader bangsa, orang-orang besar yang akan membuat bangga keluarga.

“Saya bangga, dipertemukan dengan pemuda-pemuda ahli syurga, anak-anak yang seharusnya tanggal merah “bertamasya,” kalian punya kesempatan untuk hadir disini, kalian punya kesempatan untuk pergi jalan-jalan, shoping ke JMP dan lainnya, tapi kalian memaksa diri kalian untuk datang kesini, masyaAllah, semoga menjadi anak shaleh,” tambah Ustadz Fery dengan penuh semangat.

Masih Kata Ustadz Fery, Betapa pentingnya kita untuk menumbuhkan kader-kader yang berbasis Masjid, cinta masjid, masjid jangan hanya dianggap sebagai melaksanakan ibadah mahdhoh saja, masjid itu basis pengkaderan, memikirkan ummat dimasjid.

“Semoga kalian menjadi kader yang bertaqwa dan kader militan,” pungkasnya (Habibie/Kholiq)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here