Peletakan Batu Pertama Masjid Al-Anwar Disaksikan Para Tokoh Muhammadiyah

0
264
Peletakan batu pertama Masjid Al-Anwar dihadiri sejumlah tokoh Muhammadiyah. (Abdul Hakim/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Anwar, Medokan Ayu, Rungkut, Surabaya, berhasil terlaksana dengan lancar, Ahad (28/2/2021). Acara spesial tersebut dihadiri sejumlah pengurus Muhammadiyah.

Antara lain, Dr H Sukadiono MM (bendhara PWM Jatim sekaligus rektor Unmuh Surabaya), Drs H Hambri Aljauhari MPdI dan Drs H M. Zayin Chudori MAg (PDM Kota Surabaya), serta dr Nurdiansyah (pewaqif). Ada pula Drs Imam Hambali (BP Lazismu Wilayah Jatim), Badan Pengurus dan Amil Lazismu Surabaya, serta camat Rungkut, lurah Medokan Ayu, dan Kapolsek Rungkut.

Dari dalam Zoom, hadir pula dari Jakarta penyandang dana H Anwar Supriyadi serta Ketua BP PP Lazismu Prof Dr Hilman Latief PhD.

Drs H Hambri Aljauhari dalam sambutannya mewakili PDM Kota Surabaya menyampaikan, AUM berupa Masjid Al-Anwar ini semula akan dibangun di Labansari. Tetapi tidak jadi dilaksanakan karena persoalan teknis. “Alhamdulillah, setelahberikhtiar mencari lahan yang tepat, pembangunannya dilaksanakan di tanah waqaf dr Nurdiansyah di Medokan Ayu Rungkut ini,” jelasnya.

Menurutnya, ini tentu berkah bagi PCM Rungkut, khususnya Panti Medoan Ayu. Selain masjid, akan didirikan Lembaga Pendidikan Diniyah Muhammadiyah untuk memenuhi kebutuhan warga panti dan masyarakat sekitar.

“Selain bersyukur, kita semua berharap masjid dan sarana pendidikan ini menjadi amal jariyah,” ujarnya.

Sementara itu, Dr H Sukadiono MM menyatakan rasa syukur dan terima kasih kepada pewaqif tanah dr Nurdiansyah serta penyandang dana H Anwar Supriyadi. “Luar biasa, PCM Rungkut ini sudah kali kesekian mendapat kucuran rezeki. Di antaranya yang tampak hari ini berupa pembangunan masjid dan fasilitas pendidikan,” katanya.

Dia berharap semua mensupport agar pembangunan sarana ibadah dan pendidikan ini secepatnya bisa terwujud. Dengan begitu, manfaatnya segera dirasakan warga muslim di sekitarnya serta menjadi amal jariyah bagi pewaqif, penyandang dana, serta kita semua yang ikut berpartisipasi.

“Muhammadiyah akan terus mewujudkan amanat umat dalam membangun berbagai fasilitas ibadah, pendidikan, dan kesehatan,” katanya.

Rektor Unmuh Surabaya itu menambahkan, saat ini Muhammadiyah telah mendunia. Di Melbourne, Australia, akan dibangun fasilitas pendidikan modern di atas tanah seluas 10 hektare. Demikian pula di Mesir, Malaysia, Amerika, dan sejumlah negara lainnya, Muhammadiyah terus mengembangkan sayap dakwahnya.

“Ini bukti betapa kontribusi Muhammadiyah bagi pembangunan sumber daya manusia bagi bangsa dan negara ini begitu besar. Bahkan telah berlangsung lebih dari satu abad. Hanya mereka yang tidak pandai berterima kasih dengan penuh dusta dan dengki yang menuding Muhammadiyah organisasi radikal,” beber Sukadiono sambil berharap agar semua pihak terus mendukung percepatan pembangunan Masjid Al-Anwar ini.

Dalam kesempatan yang sama, melalui Zoom, Prof Dr Hilman Latief mengucapkan terima kasih, baik kepada penyumbang dana maupun pihak yang telah mewaqafkan tanah untuk pembangunan ini. Juga kepada Lazismu Surabaya yang telah membantu proses pembangunan Masjid Al-Anwar ini.

“Semoga jadi pusat ibadah, pencerahan, dan pendidikan,” harapnya.

Di ujung sambutannya, Prof Hilman menginformasikan bahwa Lazismu adalah lembaga filantropi nasional yang telah mendapat SK Kemenag sesuai Undang-Undang Zakat yang telah ditetapkan pemerintah. Hingga 2020, Lazismu berhasil memiliki 120 kantor daerah di seluruh tanah air yang telah diaudit lembaga audit publik tepercaya.

“Jawa Timur sendiri adalah provinsi yang memiliki kantor Lazismu daerah terbanyak yang berhasil diaudit lembaga akuntan publik,” tegasnya.

Pembangunan AUM ini sendiri membutuhkan anggaran sekitar Rp 2,8 miliar dalam masa lima bulan. (Abdul Hakim/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here