Peluang Besar, Majelis Pemberdayaan Masyarakat Gelar Pelatihan Servis AC

0
116
Banner rencana Pelatihan Servis AC yang diadakan Peluang Besar, Majelis Pemberdayaan Masyarakat PDM Kota Surabaya. (Habibie/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya berencana melaksanakan Pelatihan Servis AC pada 6 Maret hingga 11 April 2021 mendatang. Kegiatan akan bertempat di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Kota Surabaya, Jalan Wuni No 09, Surabaya.

Ketua MPM Kota Surabaya Ustadz Drs H Syamsun Aly MA mengatakan, pandemi Covid-19 telah mengubah kehidupan semua orang di Indonesia. Dampak yang ditimbulkannya pun cukup luas. Mulai dari sektor kesehatan, ekonomi, pendidikan, ketenagakerjaan, dan lainnya.

“Di sektor ekonomi, banyak orang yang merasakan berkurang penghasilannya, terutama mereka yang bekerja di sektor nonformal. Mereka yang awalnya berjualan atau wiraswasta dengan lancar, akhirnya penghasilan mereka menjadi berkurang. Ada pula yang harus banting setir atau bahkan gulung tikar akibat pandemi ini,” ujarnya kepada Klikmu.co. Jumat (26/02/2021).

Ustadz Syamsun mengatakan, di sektor ketenagakerjaan, banyak orang yang kehilangan pekerjaan karena terkena PHK. Terutama mereka yang bekerja di sektor formal. Mereka yang awalnya bekerja dengan normal-normal saja harus kehilangan mata pencaharian yang selama ini jadi tulang punggungnya.

Para lulusan muda dari berbagai sekolah maupun perguruan tinggi juga kekurangan kesempatan lapangan pekerjaan di sektor formal. Akhirnya angka pengangguran semakin meningkat.

“Pada sisi yang berbeda, terdapat banyak gedung perkantoran, sekolah, masjid, apartemen, maupun rumah warga di Surabaya yang menggunakan AC (air conditioner). Penggunaan AC seolah sudah menjadi kebutuhan penting untuk banyak ruangan guna memberikan kesejukan tersendiri di dalam ruangan tersebut, terutama di Surabaya yang relatif panas,” ujarnya.

Hanya, kata dia, dalam pemakaian AC ini diperlukan perawatan berkala agar AC tetap berjalan baik. Pemakaian AC yang tidak diimbangi dengan perawatan yang baik akan membuat AC tidak dingin lagi atau cepat rusak.

“Perawatan atau pembersihan AC harus dilakukan oleh orang yang ahli di bidangnya meskipun sekadar untuk membersihkan kotoran debu, mengisi freon, atau bahkan perbaikan mesin AC. Masyarakat pada umumnya akan memanggil tukang AC jika memerlukan perawatan atau perbaikan AC. Ini merupakan peluang yang bagus dalam melatih anak muda yang sudah lulus sekolah dan belum punya pekerjaan atau tidak melanjutkan kuliah lagi untuk membekalinya dengan kemampuan ini,” tutur Muballigh FIAD itu.

Atas pertimbangan di atas, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya bekerja sama dengan Lazismu Kota Surabaya bakal membuat sebuah Pelatihan Servis AC bagi warga Surabaya. Terutama anak muda Muhammadiyah.

“Harapannya, pelatihan ini akan menambah ketrampilan peserta sehingga dapat menghasilkan kemandirian ekonomi bagi diri dan keluarganya,” pungkas pengurus Lazismu Jawa Timur itu.

Sementara itu, Direktur Pelatihan Iqbal Sanni SSi MH menambahkan, sebelum pelatihan servis AC dimulai, pihaknya melakukan seleksi dengan ketat. “Peserta yang mendaftar ada 38 orang. Karena maksimal yang dibutuhkan 24 orang, pada 21 Pebruari 2021 lalu kita adakan seleksi di PDM. Alhamdulillah sudah terpenuhi peserta yang siap tidak absen selama 12 x 3 jam mengikuti pertemuan diklat atau pelatihan tersebut,” katanya. (Habibie/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here