Pembukaan Jambore Pandu Sekolah Model Jawa Timur Dihadiri Langsung oleh Menko PMK, Mendikbud, dan Gubernur

0
189

KLIKMU.CO – Pembukaan Jambore Pandu Sekolah Model Jawa Timur berlangsung Rabu kemarin (20/3) di gedung Lembaga Peningkatan Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menko Pembangungan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Terlibat di dalamnya SD, SMP, dan SMA/SMK Muhammadiyah se-Kota Surabaya.

Pemukulan gong oleh Menko PMK Puan Maharani resmi menandai dibukanya acara ini sekaligus sebagai momen bagi guru dan kepala sekolah untuk membangun komitmen dalam rangka penguatan pendidikan karakter dan ekspresi kebudayaan Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, melalui kegiatan itu warga Jawa Timur diharapkan mampu menjaga tiga hal, yaitu adem, ayem, dan guyub. Tiga hal ini merupakan bukti kesuksesan pendidikan karakter yang utamanya harus digaungkan di sekolah-sekolah.

Menurut Khofifah, guru adalah model bagi siswa. Artinya, penanaman karakter yang baik memang tepat jika dimulai dari guru. Apalagi, dalam sehari anak-anak lebih banyak berada di sekolah daripada rumah atau tempat bermain.

“Maka, jika guru sukses menanamkan karakter yang baik, maka pasti negara Indonesia akan memiliki manusia-manusia yang berkarakter,” ujar mantan menteri sosial tersebut.

Sementara itu, Menko PMK Puan Maharani menyatakan, penguatan pendidikan karakter dan ekspresi kebudayaan diniatkan untuk membangun rasa satu dalam diri bangsa Indonesia. Dengan karakter yang kuat, keterbukaan akan semakin terjaga.

“Jangan mau diadu domba karena perbedaan. Karena kita adalah Indonesia, yang sejak awal sudah beragam,” tegas Puan.

Perempuan yang hadir dengan mengenakan pakaian pandu itu pun berharap para guru mampu menyatukan perbedaan-perbedaan yang mungkin muncul di antara siswa di sekolah. Guru, kata Puan, harus mampu menguatkan Pancasila dan membuat Bhinneka Tunggal Ika sebagai sebuah keindahan yang patut dilestarikan dan dibanggakan.

Sebagai hiburan, sekolah-sekolah pilihan di Jawa Timur menampilkan beberapa pementasan yang memiliki nilai budaya. SMA Negeri 3 Taruna Angkasa, misalnya, memamerkan kemampuan bermain calung yang sekaligus menjadi musik sambutan kedatangan Menko PKM, Mendikbud, dan gubernur Jatim.

Ada pula penampilan sinden dan drama kolosal dari SMK Negeri 8 Malang serta tarian selamat datang khas Madura dari SMA Negeri 1 Gapura Sumenep. Penampilan tersebut sekaligus merupakan simbol pelestarian kebudayaan yang masih dilakukan di sekolah-sekolah, termasuk di dalamnya usaha penguatan karakter kebinekaan pada siswa.

Acara yang dihadiri oleh 38 sekolah model Jatim, 190 siswa peserta jambore, 19 pengawas sekolah, dan 1.500 kepala sekolah beserta guru itu ditutup dengan peluncuran buku pendidikan karakter secara simbolis oleh LPMP Jatim kepada Menko PKM dan Mendikbud.

Buku tersebut nanti dibagikan secara merata ke sekolah-sekolah di Jawa Timur sebagai panduan guru dalam menguatkan pendidikan karakter pada siswa di sekolah. (Mira/Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here