Pemuda Cabang Semampir Gelar Mabit Special

0
285
Pemuda Masjid: Para peserta mabit berpose bersama dengan salah satu narasumber.(Foto: Habibie)

KLIKMU.CO-Sayyidina Ali pernah menyampaikan bahwa Kebenaran yang tidak teratur akan dikalahkan oleh kebathilan yang teratur.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Takmir Masjid Al-Mukhlis Ustadz Maryoto dalam kegiatan Mabid Spesial Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Semampir dengan tema “Dari Masjid Pemuda Bangkit” di Masjid Al-Mukhlis Jl Bulaksari 33 Semampir Surabaya. Sabtu-Ahad (14-15/4).

Ustadz Maryoto, menjelaskan, kalau dimasyarakat umum banyak yang menyelenggarakan kegiatan isro’ mikraj, kita hari ini mengadakan kegiatan mabid dengan harapan menambah semangat, menggenjot daya juang kita dalam belajar dan berdakwah.

“Dalam berjuang perlu organisasi, kita semua sudah ada didalamnya, maka kebangkitan itu dimulai dari pemuda. Pemuda harus punya strategi yang baik untuk memberi penyerahan kepada ummat.” ucapnya.

Sementara itu Ketua Pemuda Muhammadiyah Semampir Irfan Dwi Yahya menyampaikan bahwa kalau dilihat dari tema kegiatan mabid ini dari masjid pemuda bangkit walaupun dibolak balik sama, artinya dari masjid kita awali untuk bangkit dan dari pemuda kedepan menjadi generasi masjid.

“Saya berharap masjid sudah memberikan fasilitas untuk anak-anak muda seperti wifi, AC dan fasilitas lainnya sehingga para pemuda bisa memusatkan kegiatannya dimasjid.” paparnya.

Mas Irfan, biasa dia dipanggil berharap pemuda ketika beri tugas jangan bilang “tidak” pemuda jangan takut untuk mengambil peran penting yakinlah bahwa akan dibantu oleh Allah.

“Ketika kita mendapatkan tugas menjadi MC, membaca Alquran atau apapun itu harus berani menerima tugas tersebut karena itu latihan untuk menjadi yang lebih baik.” katanya.

Sedangkan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah semampir Mardjono menyampaikan, hanya dengan kekuatan imanlah yang membawa kita semua ketempat ini untuk mengikuti kegiatan ini. “Tetap bersemangat, tidak usah putus asa, meskipun tidak punya dana misalnya, pemuda berhasil itu dimulai dari masjid. Dulu di masjid ini saya tidur disini, belajar disini bahkan sampai ontok-ontokan disini.” cerita Mardjono penuh semangat. (Habibie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here