Pemuda Muhammadiyah Dorong Kemandirian, Agar Tidak Jualan Proposal, Maksudnya?

0
548
Foto Yuke Sri Rahayu, S. Sos. M. A. ( Berjilbab) Direktur Akses dari Perbankan BEKRAF diambil dari dokumen panitia

KLIKMU.CO-Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur, Sabtu (21-22/09), mengadakan Workshop “Wirausaha Muda”. Program ini dilaksanakan sebagai salah satu perwujudan tindak lanjut kegiatan bidang Ekonomi Kewirausahaan PP Pemuda Muhammadiyah. Workshop konsep oleh bidang Ekonomi Kewirausahaan PW Pemuda Muhammadiyah Jatim dan panitia dari PD Pemuda Muhammadiyah Sidoarjo.

Hadir dalam kesempatan tersebut beberapa pembicara diantaranya dari Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF), PP Pemuda Muhammadiyah, dan beberapa Praktisi Pengusaha di Jawa Timur.

Pada sesi pertama dibahas mengenai perkembangan ekonomi kreatif Indonesia dan prospeknya. Menurut Yuke Sri Rahayu, S. Sos. M. A. Direktur Akses Perbankan BEKRAF, yang memaparkan

“Bahwa Prospek perekonomian kreatif Indonesia masih akan terus berkembang pada tahun ini. Para pengusaha melalui BEKRAF terus memunculkan produk dan usaha kreatif, dan sampai di pasarkan ke luar negeri. Senada dengan tema workshop ini, kita harus terus mengembangkan usaha dengan konsep saling membesarkan dan menguatkan”.tukasnya

Selanjutanya, pada sesi kedua dibahas mengenai peran pemuda muhammadiyah dalam pengembangan usaha. Dalam sesi ini, Horo Wahyudi, yang juga wakil ketua bidang Ekonomi dan Kewirausahaan PP Pemuda Muhammadiyah, mengungkapkan

“Pemuda Muhammadiyah bisa mengambil peran besar dalam berwirausaha. Kader Pemuda yang tersebar luas sampai ke daerah-daerah bisa memunculkan produk-produk khas daerah yang bisa dikembangkan bersama”, ujarnya

Hal tersebut juga di amini oleh ketua PW Pemuda Muhamnadiyah Jawa Timur, Dikky Syadqamullah, S.H.I, M.Hes. beliau menegaskan

“Ini merupakan cita-cita besar kita bersama, dengan Motto IDE (Intelektual, Dakwah dan Ekonomi), kemandirian  dalam sektor ekonomi pemuda sangat perlu ditata, semua kader Pemuda harus punya usaha dan berpenghasilan layak, sehingga ketika kegiatan sudah tidak membawa  dan jualan”proposal” kemana-mana”,pungkasnya tegas dihadapan peserta yang hadir

Workshop yang bertempat di Hotel Sofia Front One Juanda ini juga dihadiri perwakilan PD Pemuda Muhammadiyah se-Jawa Timur. Aris Jatmiko, S.Pd.I., wakil ketua bidang ekonomi kewirausahaan PW Pemuda Muhammadiyah Jatim juga menambahkan “penting setelah kegiatan ini ada follow up untuk bisa diterapkan masing-masing”. Kegiatan ini ditutup pada hari minggu, 22 september 2019, pukul 12.00. (M. Rifqi Abdillah/Den Peyi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here