Pemuda Muhammadiyah Pamekasan Diskusikan Kelayakan Madura Jadi Provinsi

0
125
Para pengurus Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Pamekasan usai diskusi soal kelayakan Madura jadi provinsi. (Istimewa/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Pamekasan mengajak masyarakat Madura untuk mengoptimalkan penggalian potensi ekonomi daerah sebelum Madura menjadi sebuah provinsi. Hal itu disampaikan dalam acara sarasehan yang berlangsung di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Pamekasan, Kamis lalu (4/3).

Dalam kegiatan yang mengangkat tema “Menggali Sumber Daya Perekonomian Madura, Madura Raya Go Provinsi Layak atau Tidak” itu, hadir beberapa pejabat. Di antaranya Bupati Pamekasan H Baddrut Tamam, anggota DPR RI Dapil XI Slamet Ariayadi, dan Sekretaris MUI Pamekasan Drs Imam Santoso.

“Salah satu tambang gas terbesar di Madura adalah Blok Kangean Sumenep. Produksi gas Blok Kangean disuplai ke pusat-pusat industri di Gresik,” ujar Ketua Pemuda Muhammadiyah Pamekasan Hudan Nashihin.

Sementara itu, anggota DPR RI Slamet Ariayadi menyampaikan bahwa dirinya selaku legislator dari dapil Madura mendukung terhadap pembentukan provinsi Madura. “Saya mendukung terhadap pembentukan Provinsi Madura,” ungkap Slamet.

Dia mengatakan bahwa dirinya telah meminta kepada Presiden Jokowi untuk mencabut moratorium daerah.

“Mengenai Provinsi Madura, saya secara kelembagaan meminta kepada Jokowi mencabut moratorium daerah. Saya juga meminta memasukkan pembentukan Provinsi Madura ke daerah otonom baru (DOB). Memasrahkan kepada daerah sesuai dengan Undang-Undang No 23 Tahun 2017,” katanya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here