Pemuda Muhammadiyah Surabaya Kritisi Pemkot Terkait Transparasi Dana Pandemi Corona

0
276
Foto Achmad Rosyidi ( baris keempat sebelah kiri) ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Surabaya. (Habibie/Klikmu.co)

KLIKMU.CO- Surabaya – Sudah sebulan pandemi virus corona belum juga berakhir. Hampir seluruh daerah di Indonesia terdapat pasien positif virus corona. Tak terkecuali Surabaya.
Ketua PDPM Surabaya, Achmad Rosyidi, mengapresiasi kinerja Pemkot Surabaya untuk menangani pandemi virus corona. Sudah banyak hal yang dilakukan untuk melawan corona. kepada kontributor KLIKMU.CO banyak memberikan masukan dan kritikan

“Program untuk lawan corona yang dicanangkan Pemkot sudah banyak,” katanya.
Meski begitu, Cak Ros, sapaan akrabnya, mengkritisi Pemkot Surabaya karena belum memiliki program untuk masyarakat terdampak ekonomi. Seharusnya, Pemkot sudah punya solusi untuk mereka.

“Pandemi virus corona sudah sebulan, tapi saya lihat Pemkot masih adem ayem seola-olah ada pemberian,” ujarnya.

Banyak pedagang kecil maupun UMKM yang terkena dampak karena virus corona. Dia mencontohkan para pedagang di pasar yang omzetnya turun, karena pasarnya sepi pembeli.

“Itu juga harus ada solusi, harus ada program dari pemerintah yang fokus untuk menangani masyarakat terdampak secara ekonomi,” ujar dia. Dia juga menyoroti Pemkot Surabaya yang masih saja belum mengumumkan berapa anggaran yang disediakan untuk tangani corona. Padahal, daerah lain seperti Jateng, Jabar, Jakarta, Kabupaten Muba sudah umumkan besaran anggarannya.

“Saya cuma dengar jika dana untuk tangani corona akan diambil dari anggaran ATK dan dana proyek. Ada juga yang dibilang diambil dari pengadaan mobil dinas. Tapi, ini semuanya masih tak jelas mekanisme pengualaran dana melawan corona seperti apa. Jumlahnya aja juga belum tahu,” jelasnya.

Selain belum jelasnya jumlah anggaran untuk adapi virus corona, Pemkot Surabaya juga belum jelaskan nantinya dana penanganan itu digunakan untuk apa. Jangan sampai jumlah dan peruntukan dananya tak dibuka di publik.

“Harus dibuka ke publik dananya berapa dan dibuat untuk apa. Pemerintah jangan menutup nutupi,” tutupnya.( Syahrul/Den Peyi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here