Penampilan Musik Kentrung Madrasah Penghafal Alquran Dapat Apresiasi dari Mbah Badri

0
124
Murid MI Muhammadiyah 10 menampilkan tari kentrung. (Zul/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Dalam rangka perayaan Milad Ke-107 Muhammadiyah yang mengusung tema “Mencerdaskan Kehidupan Bangsa”, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Jombang mengadakan pawai. Dengan tema “Merajut Ukhuwah Menegakkan Marwah”, acara tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Jombang Sumrambah, Sabtu, (23/11/2019).

Pawai ini adalah kali pertama diadakan PDM Jombang. Meski begitu, masyarakat merespons positif dan pawai pun berjalan meriah. Ada 39 AUM yang mengikuti acara tersebut. Lalu, ada 6 subtema yang disuguhkan dalam pawai tersebut.

Tema yang pertama adalah peran Muhammadiyah dalam dinamika sejarah Jombang. Kedua, peran Muhammadiyah dalam pendidikan di Jombang. Ketiga, peran Muhammadiyah dalam bidang olahraga. Keempat, peran Muhammadiyah dalam bidang seni dan budaya. Kelima, peran Muhammadiyah dalam bidang kesehatan. Dan keenam, peran Muhammadiyah dalam bidang ekonomi.

Sementara itu, ada penampilan menarik dari peserta didik MI Muhammadiyah 10 “Madrasah Penghafal Alquran” Rejosopinggir, Tembelang, Jombang. Guna melestarikan budaya musik tradisional, mereka menampilkan sebuah “Kesenian Tradisional Kentrung” yang terancam punah karena tidak ada generasi penerusnya.

Mbah Badri (80 tahun) asal Dusun Jatimenok adalah salah satu pelaku sekaligus sejarah perjalanan seni kentrung Jatimenok.

“Mbah Badri merasa senang ketika ada anak yang mau belajar alat musik kentrung. Pada era ’70-an, kesenian ini jadi salah satu primadona di kalangan masyarakat umum hingga pejabat pemerintah daerah,” tutur Mbah Badri.

Peserta didik MI Muhammadiyah 10 “Madrasah Penghafal Alquran” pun dengan bangga menampilkan musik tradisional kentrung dengan diiringi tarian tradisional dan modern.

Sebagian perempuan menari dengan berjalan dan sebagian lagi adalah vokalis. Mereka tampak membawakan lagu Lir Ilir, Gundul-Gundul Pacul, dan Suwe Ora Jamu. Sementara itu, murid laki-laki memainkan alat musik kentrung di atas mobil pikap. (Zuly Ahsanul Bariyyah/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here