Pendekar Sekolah Akhlak Borong 5 Piala Bahari Championship Open Tournament

0
145
Berjaya: 5 pendekar dari SMP Muhammadiyah 9 Surabaya berswa foto. (Foto:Laily)

KLIKMU.CO- SMP Muhammadiyah 9 Surabaya atau yang akrab dikenal sebagai Sekolah Akhlak menjadi salah satu sekolah yang mengirimkan pesilatnya dalam Bahari Championship Open Turnamen. Turnamen ini diadakan di Kenjeran Park, Surabaya pada (12-14/11). Sekolah Akhlaq mengirimkan 10 pesilat dan 5 diantaranya berhasil merebut juara dalam berbagai kelas.

Mereka yang berhasil adalah Devinta Ahumwati (Juara 1, kelas G), Dian Febyana (Juara 1, Kelas F), Siti Nurhalizah (Juara 2, kelas F), Dina Novita (juara 3, kelas Bebas), dan Tasya Dwi Nafisah (Juara 3, kelas D).

Pembina Tapak Suci, Milawati menjelaskan hal-hal penting yang harus dimiliki oleh para pesilat sebelum bertanding.

“Yang penting itu stamina, cara menjaga stamina adalah dengan mengatur pola makan. Seminggu sebelum pertandingan, mereka sudah menghindari makan cabe dan minum es, karena waktu di gelanggang nanti bikin sesak dan nafasnya pendek. Jika bisa menghindari 2 makanan itu, insyaAllah nanti bisa lancar 2 ronde” jelasnya.

Selain itu, tambahnya, mental juga berpengaruh besar terhadap performa pesilat di lapangan.

“ Selain mempersiapkan stamina dengan maksimal, hal penting lain yang tidak boleh dilupakan adalah kesiapan Mental, biasanya ketika pesilat sudah lihat lawan lebih tinggi, itu pasti sudah down lebih dulu.”

Milawati mengaku memiliki cara tersendiri untuk menguatkan mental para pesilat SMP Muhammadiyah 9 Surabaya.

“ Jauh sebelum pertandingan dimulai, saya dan pelatih tapak suci selalu mengingatkan anak-anak untuk siap menghadapi siapapun lawan mereka. ‘lawanku makan nasi, aku juga makan nasi, jadi aku pasti bisa menang’. Ada juga penguatan dari Ustad Imam. ‘Kalau saya kalah, berarti kamu menang. Kalau kamu kalah, berarti saya yang menang. Jadi saya harus menang’”.

Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari latihan yang dilakukan siswa-siswi selama ini. Mila menjelaskan bahwa para pesilat sekolah ini sudah dijadwalkan oleh sekolah untuk melakukan latihan rutin. Namun untuk menyambut pertandingan, ada persiapan 1,5 bulan sebelum pertandingan dan ada latihan tambahan seperti latihan tengah malam setelah maghrib.

“Latihan khusus sebelum pertandingan pasti berbeda dengan latihan yang ada di sekolah. Seperti latihan sparing, latihan menangkis, latihan menendang, dan banting” tambahnya.

Milawati juga berterimakasih kepada para pesilat karena sudah melakukan yang terbaik dalam pertandingan, “Terimakasih buat anak-anak sudah meluangkan waktu untuk dan tenaganya untuk berjuangan di pertandingan kemarin. Saya akui perjuangan mereka sangat luar biasa. nahan makan, jaga bobotnya”.(laily)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here