Pendiri PCIM Hongaria Ungkap Tantangan Dakwah di Eropa

0
162
Foto istimewa

KLIKMU.CO – Dua dosen Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) ikut serta dalam pendirian Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Hongaria yang diresmikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir MSi beberapa hari lalu.

Mereka adalah Feisal Aziez dan Listiani. Keduanya merupakan dosen Pendidikan Bahasa Inggris UMP.  Sementara itu, Githa Fungie Galistiani, dosen Fakultas Farmasi, terpilih menjadi anggota Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah di Hongaria. Ketiganya tengah melanjutkan kuliah S-3 di Hongaria.

“Awalnya kami dan beberapa dosen PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah) dan simpatisan Muhammadiyah melakukan komunikasi. Kemudian, setelah beberapa lama anggotanya semakin banyak. Kami pun sepakat mendirikan PCIM Hongaria,” papar Feisal dikutip dari web kampus UMP, Senin (8/3/2021).

Selama ini, lanjut Feisal, mereka sebelumnya kerap ikut kegiatan seperti pengajian online yang diadakan di PCIM lain seperti PCIM Jerman. “Setelah pemilihan pengurus, akhirnya kami mengajukan ke PP untuk pendirian PCIM Hongaria ini,” ujarnya.

Feisal menambahkan, ke depan pihaknya bakal mempromosikan Islam berkemajuan untuk dunia,  khususnya di Eropa.

”Bentuknya, kita akan terlibat dalam dialog dan gerakan terkait keagamaan, isu lingkungan, kesehatan, dan sosial pendidikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, tantangan dakwah di Hongaria adalah perbedaan budaya dan bahasa. Banyak anak muda di Eropa yang tidak percaya Tuhan. “Ini menjadi tantangan bagi kami,” ucapnya.

Feisal menerangkan, PCIM Hongaria bakal terlibat dalam gerakan intelektual keagamaan yang berkaitan degan isu kerusakan lingkungan, kesetaraan gender,  kesehatan, sosial, dan pendidikan.

“Harapannya, PCIM Hongaria ke depan bisa memberikan warna terhadap Islam di Eropa yang berciri khas Islam berkemajuan. Selain itu, kami berharap dakwah PCIM Hongaria dapat diterima masyarakat Eropa,” katanya.

Sementara itu, Listiani menambahkan, penerapan program kerja PCIM Hongaria juga melibatkan mahasiswa Indonesia lainnya di luar kepengurusan.

“Mereka adalah mahasiswa yang peduli dengan dakwah Islam dan mempromosikan Islam yang berkemajuan di Hongaria khususnya dan Eropa pada umumnya,” jelasnya.  (Tgr/AS)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here