Pengajian Panti Pesantren Muhammadiyah: K.H.Nugraha Hadi Kusuma “Saya Do’akan Kota Surabaya Seperti Madinah Al Munawaroh

0
348
Foto K.H.Nugraha Hadi Kusuma Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting ( LPCR) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur diambil oleh den peyi

KLIKMU.CO- Ahad pagi ini ( 1/3)  ada penampakkan yang tidak biasa di halaman Masjid Al Ghorib Tambak Osowilangun. Masjid yang diresmikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Kyai AR Fakhruddin ini tidak seperti biasanya, puluhan spanduk dengan logo sinar matahari tampak memenuhi halaman masjid yang bersebelahan dengan terminal osowilangun

Acara pengajian rutin dari Panti Pesantren Muhammadiyah Se Kota Surabaya periode ini memang unik dan penuh kejutan, dari pantuan contributor KLIKMU.CO bahwa pengajian keliling pada pagi ini adalah yang ke-10

Amang Muazam Sekretaris Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Daerah Muhammadiyah menjelaskan kepada KLIKMU.CO

“Pengajian di masjid al ghorib pagi ini adalah yang kesepuluh dari 18 Panti Pesantren Muhammadiyah yang ada dikota Surabaya, yang mana digilir setiap 2 bulan sekali berpindah pindah lokasi, ya agar saling mengenal satu panti dengan panti yang lainnya, tidak hanya pengurusnya saja yang kenal, namun sesama santri harus saling kenal “, tukasnya

Hadir sebagai narasumber dalam pengajian keliling pagi ini adalah K.H.Nugraha Hadi Kusuma Wakil Ketua Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting ( LPCR) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dengan materi Kunci kebangkitan Umat Islam, dalam pemaparannya beliau menyampaikan

“hari ini ada upaya upaya scenario global untuk memadamkan cahaya api Islam, segala cara dilakukan oleh oknum-oknum yang benci kepada Islam, diluar sana hatter Islam tumbuh subur, bukan karena apa-apa tapi memang ada yang memelihara, ada Gerakan Gerakan yang tidak ingin melihat umat Islam ini Jaya dan menjadi tatanan hidup masyarakat, karena mereka paham, jika Islam berkembang maka kerugian materi mauapun non materi akan mereka rasakan”,ujarnya penuh semangat

Lebih lanjuta pria yang pernah diamanahi menjadi komandan JIPOLMU tingkat Jawa Timur ini meneruskan

“oleh sebab itu umat islam harus Bersatu, umat islam harus bangkit, mari beramal dari hal hal yang kecil namun bisa membentuk karakter generasi umat, coba saya mau tanya, siapa yang kemarin malam makan malam Bersama keluarga kemudian di pimpin doa makan oleh Suami atau ayah kita? Ayo coba ngacung, pintanya (disambut gerrrr para undangan, red)”,tukasnya

“umat islam bangkit kuncinya dari keluarga, mari kita bangun keluarga kita dengan amalan amalan ringan namun istiqomah dilakukan, sama dengan kita ber Muhammadiyah, mari kita selalu mengenang jasa para pendahulu kita, ingat banyak orang dan peristiwa besar yang lahir dari kota Surabaya, sebelum  Resolusi Jihad dicetuskan, itu Kyai Mas Mansyur mensurati Kyai Hasyim Asy’ari minta fatwa untuk memerangi NICA, dr. Soetomo itu orang Muhammadiyah dan salah orang yang turut serta membidangi berdirinya rumah sakit Muhammadiyah Surabaya, arek arek Surabaya itu luarbiasa, maka saya doakan ke depan Surabaya bisa menjadi seperti Al Madinah Munawaroh, Umara’ dan Ulama duduk berdampingan, mengingatkan dan saling mendoakan (Di aamiini oleh hadirin,red)”pungkasnya. ( Den Peyi )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here