Penghargaan terhadap Nyawa: Cerita dari Negeri Tetangga

0
70
Maklumat yang dikeluarkan Dewan Ulama Australia. (Haidir/Klikmu.co)

Oleh: Haidir Fitra Siagian

KLIKMU.CO

Selasa kemarin (19/5/2020) Dewan Ulama Australia mengeluarkan maklumat. Antara lain isinya adalah Idul Fitri 1 Syawal 1441 H jatuh pada Ahad, 24 Mei 2020.

Kemudian, disampaikan juga bahwa tidak ada pelaksanaan salat Id di lapangan atau masjid. Salat Id bisa dilakukan di rumah masing-masing. Jika ada tiga orang jamaah, dapat disertai dengan membaca khotbah Id.

Dewan Ulama Australia ini mengatakan bahwa tiadanya salat Idul Fitri ini merupakan keputusan yang harus diambil. Sebab, menyelamatkan nyawa manusia jauh lebih penting daripada yang lain.

Hal ini sudah mempertimbangkan berbagai hal, termasuk peraturan pembatasan sosial yang diterapkan oleh pemerintah. Meskipun sedikit demi sedikit pembatasan sosial sudah lebih dilonggarkan sampai beberapa tahap.

Ini relevan dengan apa yang saya sampaikan dalam diskusi virtual kemarin malam. Dalam pengajian yang diadakan KAMI IMM Sulawesi Selatan, saya sempat menyinggung tentang ketegasan pemerintah Australia dalam menangani wabah Covid-19. Sangat terukur dan boleh dikatakan sangat “Islami”.

Pemerintah di sini sangat menghargai nyawa manusia. Untuk mencegah persebaran penyakit menular ini, pemerintah telah melakukan apa saja. Bahkan sampai mengesampingkan persoalan pertumbuhan ekonomi maupun investasi. Tujuan utamanya adalah menyelamatkan jiwa manusia.

Terkait dengan hal ini, jika sampai Ahad tak ada perkembangan berarti, tak ada salat di masjid atau lapangan, kami akan salat Idul Fitri di rumah. Tentu dengan khotbah Id sekalian. Mengingat kami di rumah sebanyak lima orang, jadi sudah cukup mengadakan khotbah.

Bahkan bila ada tetangga atau warga yang mau numpang salat di rumah, tetap dipersilakan. Untuk tahap sekarang, pemerintah Australia membolehkan menerima tamu ke rumah adalah maksimal lima orang.

Penulis adalah dosen UIN Alauddin Makassar, aktivis Muhammadiyah, saat ini sedang bermukim di Australia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here