Perangi Narkoba, Muhammadiyah Rungkut Gandeng BNNP Jawa Timur

0
108
War Againt Drugs: Jamaah Pengajian Ahad Pagi Muhammadiyah Rungkut menyimak materi dengan seksama. (Foto: Farid)

KLIKMU.CO – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Rungkut Surabaya menggelar acara Pengajian Ahad Pagi, Ahad (9/9). Namun, yang berbeda dari hari biasanya, pada pengajian kali ini PCM Rungkut menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur untuk mengisi acara. Subagiyono, SH. MM, Kasi Pemberdayaan Masyarakat P2M BNNP Jatim didapuk sebagai narasumber.

Dalam acara itu, Subagiyono memaparkan pentingnya masyarakat melawan dan memberangus peredaran narkoba. Sebab, menurutnya, sampai saat ini jaringan narkoba telah merangsek ke berbagai lini, dari kalangan umum, public figure, mahasiswa, pejabat hingga internal BNNP sendiri.

“Hal inilah yang menjadi keprihatinan kita bersama untuk bersama-sama dengan masyarakat secara umum dan warga Muhammadiyah Rungkut Surabaya untuk ikut perperan aktif ikut dalam perang melawan Narkoba,” katanya.

Ia juga menyebutkan bahwa sampai sejauh ini, sekurang-kurangnya 250 ton sabu-sabu dari China telah masuk ke Indonesia. Subagiyono menyebut, hal itu tidak lain akibat penegakan hukum yang masih lemah.

“Berbeda dengan Negara China yang menghukum pengedar narkoba dengan hukuman mati, jaringan narkoba di Surabaya juga tidak kalah lihai melakukan lobi-lobi dengan pihak penegak hukum, dengan iming-iming milyaran rupiah untuk mempermudah peredaran narkoba yang luar biasa,” katanya.

Terakhir menurut Subagiyono, langkah-langkah preventif perlu dilakukan demi menghancurkan peredaran narkoba. Untuk itulah, BNNP Jatim mengapresiasi penuh upaya yang dilakukan Muhammadiyah Rungkut Surabaya.

“BNNP Jatim sangat mengapresiasi peran aktif Muhammadiyah dan warga masyarakat dari keluarga-keluarga yang memiliki komitmen untuk menjaga anak-anaknya dengan pendidikan agama yang kuat, sehingga diharapkan ketika ada di lingkungan masyarakat tidak mudah tergoda jebakan narkoba,” katanya. (Farid Firmansyah/frd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here