Peringatan Allah tentang Perang Akhir Zaman

0
381
Gambar diambil dari Time Magazine

KLIKMU.CO

Oleh Ustadz Abu Taqi Mayestino*)

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan pelaksanaan serangan ke Suriah, Sabtu 14 April 2018 dini hari. Suara menggema di seantero ibu kota Suriah, Damaskus. Seperti dilaporkan Xinhua di Damaskus, titik-titik merah beterbangan dari darat ke langit, sebagai pertahanan udara terhadap serangan AS itu.

Serangan AS ini terkait erat dengan senjata kimia Presiden Suriah Bashar Al-Assad yang menjadi ihwal terjadinya serangan gas beracun, pekan lalu. Serangan gas beracun itu telah menewaskan setidaknya 60 orang.

Seperti dilansir Antara, Trump mengatakan bahwa operasi gabungan dengan Prancis dan Inggris sedang bergerak menuju sasaran dan bahwa mereka siap melanjutkan tindakan itu sampai Suriah menghentikan penggunaan senjata kimia.

Selengkapnya: www.pikiran-rakyat.com

=======

Amerika Serikat dengan didukung Inggris dan Perancis, memasuki gelanggang, dan menyerang pasukan rezim Bashar Assaad, pemerintah Suriah yang amat didukung Syi’ah (utamanya oleh Syi’ah dari negara Iran dan Syi’aj negara lainnya termasuk dari Syi’ah Libanon dan ‘Iraq, dsb.) dan yang rezim itu pun dibantui Rusia (dan konon ada RRC pula bersamanya). Dalam mendholimi manusia.

Pasukan Turki pun telah berada di sana pula. Dan secara tidak langsung, pasukan Arab Saudi dan pasukan Ahlus Sunnah-Muslimiin dari berbagai negara Islaam lainnya juga di sana. Dan di ‘Iraq.

Secara langsung, pasukan Arab Saudi dan pasukamln Ahlus Sunnah lainnya juga telah turun di Yaman.

RENUNGAN PERINGATAN HADITS:

1. Rosuululloh -shollollohu ‘alaihi wa sallaam – bersabda:

“Kalian (kaum muslimin) akan mengadakan perdamaian dengan Bangsa Ruum (keturunan Romawi) dalam keadaan aman. Lalu kalian akan berperang bersama mereka melawan suatu musuh di belakang mereka. Maka kalian akan selamat dan mendapatkan harta rampasan perang. Kemudian kalian akan sampai ke sebuah padang rumput yang luas dan berbukit bukit. Maka berdirilah seorang laki-laki dari kaum Ruhm lalu ia mengangkat tanda Salib dan berkata, ‘Salib telah menang’. Maka datanglah kepadanya seorang lelaki dari kaum Muslimin, lalu ia membunuh lakiflaki Ruum tersebut. Lalu kaum Ruum berkhianat dan terjadilah peperangan, dimana mereka akan bersatu menghadapi kalian di bawah 80 bendera, dan di bawah tiap tiap bendera terdapat dua belas ribu tentara.”

[HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Majah].

2. Rosuululloh -shollollohu ‘alaihi wa sallaam – bersabda:

“Pada akhirnya umat Islaam akan menjadi pasukan perang: satu pasukan di Syaam (*), satu pasukan di Yaman, dan satu pasukan lagi di Iraq.”

(*) Wilayah Syaam kini adalah negara Palestina, Suriah, Libanon, dan Yordania.

Ibnu Hawalah bertanya: “Wahai Rosuululloh, pilihkanlah untukku jika aku mengalaminya.”

Nabi – shollollohu ‘alaihi wa sallaam – menjawab:

“Hendaklah kalian memilih Syaam, karena ia adalah negeri pilihan Allah, yang Allah kumpulkan di sana hamba-hamba pilihan-Nya. Jika tak bisa, hendaklah kalian memilih Yaman, dan berilah minum (hewan kalian) dari kolam-kolam (di lembahnya), karena Allah menjamin untukku Negeri Syaam dan penduduknya.”

(Hadits Shohih, HR. Abu Dawud (2483) Imam Ahmad (4/110) Al-Hakim, dan Ibnu Hibban)

==========

Ingat saja bahwa:
Islaam adalah agama sejak awal jaman, dengan sebanyak 124.000 nabi dan rosul yang berasal dari semua Etnis, semua Ras, dan yang semuanya menegakkan Tauhiid, Monoteisme, keesaan Sang Tuhan, Al Ilah, ALLAH.

Dan pada akhirnya, di masa Akhir Jaman ini, setelah – konon – 5 milyaran tahun umur Bumi – maka ALLAH menetapkan, menjanjikan, akan ada Al Malhamah Al Kubro (atau Al Majiduun, Armageddon), perang yang terlama dan terbesar sepanjang sejarah manusia, yang berpusat, berawal di Syaam (yang kini adalah terbagi menjadi negara Palestina, Suriah, Libanon, Yordania).

Dan yang juga berlangsung di wilayah ‘Iraq (saat ini hampir dikuasai sepenuhnya oleh Syi’ah), dan di Yaman (Syi’ah mencoba mengkudeta pemerintahan Muslimiin di Yaman dan Muslimiin Yaman dibela banyak pihak Ahlus Sunnah).

Ingatlah juga bahwa Yahudi yang telah mengingkari banyak sekali nabi dan rosul, secara langsung atau tidak langsung juga menyebabkan ‘Aqiidah Kekristenan dengan segala pecahannya, aliran Mistisme termasuk Kabbalah, gerakan politik-militer Syi’ah dengan berbagai pecahannya, dan aneka aliran Filsafat dan ‘Aqiidah perusak macam Marxisme-Komunisme, Liberalisme, Sekulerisme, Fremasonry, Zionisme, dll. Selain ada pengaruh Majusi macam Zarathustra (Zoroaster), Sikh, Hindu, dll. Bahkan bentuk-bentuk campurannya (Sinkretisme), yang cukup banyak.

Ini semua ditegaskan di Hadits-hadits. Dan di ayat-ayat al Qur’aan. Dan ditegaskan pula oleh para ‘Ulama seluruh Madzhab, utamanya mereka yang menekuni Ilmu Perbandingan ‘Aqiidah, Perbandingan Agama, Legenda, Kontra Mistisme, Mitologi, Simbolisme, dsb.

Dan ini semua sedang terjadi.

Yang ini pada akhirnya akan melibatkan seluruh Dunia. Di semua sisi kehidupan, mencakup apapun, termasuk Ekonomi, Politik, Teknologi, Budaya, dsb.

Inilah perang antara kaum ‘ulama dan ksatria Muslimiin sejati pembela kebenaran, melawan seluruh pasukan durjana Kafiruun dan Munafiquun, dari kalangan Jin dan Manusia. Dan ingatlah pula akan janji kedatangan Meteor itu. Serta Asap besar.

Akan ada perdamaian sementara juga dengan bangsa keturunan Ruum (kulit putih, Eropa, Amerika, dsb.), perang melawan Munafiquun yang mengaku sebagai Muslimiin, dan perang berlanjut, utamanya melawan Dajjaal dan seluruh pasukan Kafiruun dan Munafiquunnya.

Muslimiin akan juga mengalami tahapan terdesak lawan bahkan dikhianati kaum Munafiquun yang mengaku sebagai Muslimiin. Namun tetap bertempur, dan ada kemenangan-kemenangan.

Sampai kedatangan Rosuululloh ‘Isa Al Masih ‘alaihis salaam dan dibai’atnya Imaam Al Mahdi dari keturunan Al Hasan rodhiyollohu ‘anhu, menegakkan kebenaran dan kesejahteraan sejati.

Sebelum Kiamat.

Maka janganlah sampai keliru memilih barisan. Malu dan menyesal nanti, apalagi saat menghadap ALLAH. [*]

*) Penulis adalah pegiat PAGI FB (Perkumpulan Administrator Grup Islaam di Facebook), KNAP (Komisi Nasional Anti Pemurtadan), AWF (Abdullah Wasi’an Foundation)

Ustadz Abu Taqi Mayestino

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here