Perlu Waspada, Sekjen DPD KNPI Jatim: Ada Gejala Erosi Nasionalisme Kaum Muda Indonesia

0
329
Foto bersama usai Pelantikan DPD KNPI Kota Kediri Periode 2018-2021 di Aula Pendopo Joyoboyo Kota Kediri

KLIKMU.CO – Saat ini ada gejala yang tampak dan bisa dikatakan sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara di Indonesia. Adalah gejala erosi Nasionalisme dikalangan kaum muda Indonesia.

Dalam sambutan pelantikan DPD KNPI Kota Kediri Periode 2018-2021 Sholikhul Huda, M.Fil.I Sekjen DPD KNPI Jawa Timur mengutarakan hal itu di Aula Pendopo Joyoboyo Kota Kediri Kamis (22/11).

Hadir dalam kesempatan itu, Walikota Kediri Abu Bakar, SE. Juga utusan dari DPD KNPI Jawa Timur, Wakil Ketua Gus Mamak, Bung Imam Syafii, Bung Ahmad Nur Aminuddin dan dari utusan OKP dan PK KNPI se Kota Kediri.

Bagi Bung Sholikh julukan Sholikhul Huda, yang dimaksud erosi nasionalisme ialah ada gejala pergeseran atau keretakan ideologi berbangsa dan bernegara yang sudah disepakati bersama yaitu Pancasila sebagai Ideologi berbangsa an NKRI bentuk negara yang sudah final.

Bung Sholikh menilai, bahwa ada sebagian kelompok di masyarakat masih belum bisa menerima dan berusaha terus untuk merubah ideologi Pancasila dan NKRI dengan ideologi politik lain yang berasal dari luar atau transnasional seperti idelogi politik komunisme, khilafah, liberalisme, federalisme dan lain sebagainya.

“Gejela ini tentu berbahaya bagi persatuan dan kesatuan bangsa indonesia,” papar Sholikh juga sebagai Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur ini.

Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya menyatakan, berangkat dari fenomena tersebut, maka DPD KNPI Jatim pada periode tahun ini fokus pada membangkitkan kembali nilia-nilai dan jiwa nasionalisme ideologi kebangsaan indonesia Pancasila dan NKRI dikalangan kaum muda Indonesia.

Mengapa menjadi penting membngkitn kembali nilai dan jiwa nasionalisme kebabgsaan d kalangan Kaum Muda Indonesia?

Sholikh menjelaskan, karena pemuda adalah calon Pemimpin bangsa kedepan dan penentu arah kebangkitan bangsa Indonesia, sehingga kalau mereka terpapar ideologi politik transnasional tersebut maka menjadi warning bersama bagi keutuhan kebangsaan kedepan. (Abd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here