Pernyataan Resmi Muhammadiyah Covid-19 Command Centre Surabaya

0
348
Foto Achmad Rosyidi Ketua Pemuda Muhammadiyah Surabaya yang juga wakil ketua MCCC Surabaya saat orasi di depan pusat dakwah Muhammadiyah Surabaya diambil oleh ruji

PERNYATAAN RESMI

KLIKMU.CO-MUHAMMADIYAH COVID-19 COMMAND CENTER (MCCC) SURABAYA, menyampaikan beberapa hal terkait dengan evaluasi 8 hari pelaksanaan PSBB yang menurut kami jangan sampai terulang kembali. Diantaranya sebagai berikut :

Pertama. Hentikan Silang Pendapat dan Disharmonis antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota. Ketegangan Ini sangat terlihat saat permasalahan di temukannya kluster baru Pabrik Rokok Sampoerna yang meninggal 2 orang. Kami menilai hal ini sangat tidak etis dipertontonkan dan terkesan saling salah menyalahkan.

Kedua. Jangan Buat Gaduh Politik di saat rakyat susah dengan wacana pembentukkan PANSUS COVID-19 DPRD KOTA SURABAYA. Kami melihat bahwa saat Pandemi ini yang dikedepankan adalah kebersamaan dan membantu penyelamatan rakyat. Kepentingan politik agar tidak dikedepankan. Bahu membahu bersama dengan memberikan konstribusi pada rakyat pada saat seperti ini sangat diperlukan. Kalau ada fungsi kontrol tetap dilaksanakan dengan tupoksi yang ada.

Ketiga. SEGERA fungsikan fasilitas gedung yang ada untuk membuat RUMAH SAKIT DARURAT karena Lonjakan Penderita COVID-19 Terus merangka naik angkatnya, ini yang kami melihatnya segera untuk dieksekusi. Polemik siapa yang menjadi pemutus kebijakannya, silahkan, bagi kita kebutuhan Rumah Sakit Darurat adalah sebuah keniscyaan,  harus segera dibuat dan  difungsikan karena rujukan rumah sakit non rujukan terus bertambah.

Keempat. Kepada Seluruh Masyarakat Surabaya Raya khususnya arek arek suroboyo, AYO TAATI PSBB. PERUSAHAAN YANG PEGAWAINYA MASIH BEKERJA, WFH SAJA. Pelaksanaan PSBB diantaranya yang paling dominan dan belum maksimal adalah masih banyak kantor yang buka dan pabrik tetap beroperasi, sehingga pembatasan sosial tidak berjalan maksimal, pengusaha diharapkan punya komitmen WFH pegawainya dan tetap memberikan gaji dan jangan di PHK.

Kelima. JANGAN MUDIK REK.. KASIHAN SAUDARA KITA. Himbauan ini kami sampaikan karena warga Surabaya banyak pendatang, sebagai kota penyanggah saat mudik untuk dilarang sesuai pengumuman Pemerintah dan MUI. Baik Mudik dari Surabaya ke Kota lainnya atau sebaliknya dari Kota lain ke Surabaya.

Keenam. AYO TAAT KABEH, BIAR PSBB INI EFEKTIF. Masih belum maksimalnya PSBB sampai pada hari ke 8 ayo kita tegakkan punishment. Kapolrestabes Surabaya dan Kapolres Tanjung Perak kami menyampaikan apresiasi sudah melaksanakan penegakan hukum dengan tegas.

Foto diambil oleh ruji

Ketujuh. Kami Berterima kasih kepada tenaga medis, engkau Pahlawan kami saat ini. Tidak ada yang bisa lakukan selain memberikan salam hormat dan salam tangguh kepada seluruh Tim Medis Kesehatan yang menjadi garda depan penyelamatan pasien. Luar biasa kami menyampaikan doa agar Tim medis diberikan kesehatan selalu.

Kedelapan. Terkait Data Mohon kiranya kepada Pemerintah di semua tingkatan agar Pendataan yang jelas, jangan membuat RT dan RW bingung dengan pendataan bantuan. Kami mendorong agar pemerintah untuk membuat skema pemberian bantuan yang lebih simple, efektif dan tepat sasaran. Ini yang selalu dilema dan menimbulkan konflik diakar rumput. Berikan skema bantuan yang jelas. Bagaimana usulannya dan bagaimana aksesnya. Berapa biayanya dan apa saja bantuannya. Kasihan RT atau RW yang dibenturkan dengan warga saat proses pendataan ini tidak tergambarkan dengan baik.

Surabaya, Selasa 5 Mei 2020

MUHAMMADIYAH COVID-19 COMMAND CENTER (MCCC) SURABAYA

Ketua

H.M ARIF AN,S.H

Sekretaris,

Drs. ANDI HARIYADI, M.Pd.I

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here