Perspektif Haidir #52: Khatam Qur’an, Akan Potong Kambing

0
74
Penulis sedang tadarus Al-Qur'an. (KLIKMU.CO)

Oleh: Haidir Fitra Siagian

KLIKMU.CO – Pengajian Ahad Pagi JPI Wollongong, yang merupakan kegiatan rutin warga Indonesia di Wollongong, telah berlangsung hampir satu tahun. Acara diisi dengan tadarus Al-Qur’an oleh setiap peserta. Lalu dilanjutkan dengan pembacaan terjemahnya.

Ada yang lancar, ada juga yang kurang lancar. Di sinilah kami saling memperbaiki satu sama lain. Banyak hikmah yang didapatkan dari acara ini. Beberapa warga justru menjadikan acara ini sebagai sarana kembali belajar Al-Qur’an. Maklum, mengingat ini ada di negeri orang, kesempatan belajar Qur’an sangat terbatas. Tadarus ini khusus diadakan untuk bapak-bapak. Untuk kaum ibu, tadarus diadakan terpisah. Mereka tadarus setiap Sabtu pagi, sekali seminggu juga.

Sebelum pandemi Covid-19 melanda, pengajian ini diadakan di Masjid Omar Wollongong, setiap selesai salat subuh, sampai sekitar pukul 7 pagi. Diselingi dengan minum teh tarik, kopi, atau thai tea. Juga ada kue-kue yang dibawa secara bergantian oleh peserta.

Dengan adanya pandemi Covid-19, pemerintah Australia mengadakan pembatasan sosial, antara lain dengan menutup tempat-tempat yang tidak esensial. Termasuk juga menutup masjid dari kegiatan berjamaah. Sehingga pengajian tetap dilaksanakan secara virtual.

Pada subuh ini, tadarus rutin sudah memasuki juz terakhir, juz 30. Dalam minggu depan, akan dapat diselesaikan secara tuntas hingga khatam. Sama seperti kebiasaan kita di Indonesia, setelah khatam akan diadakan semacam syukuran.

Tadi setelah acara, sempat diadakan rapat membahasnya. Insya Allah, disepakati akan ada pemotongan kambing setelah khatam Qur’an. Mungkin minggu depan atau setelahnya. Semua warga Indonesia yang ada di Wollongong akan diundang hadir. Dengan tetap mempertimbangkan aspek keselamatan sesuai aturan pemerintah lokal di sini.

Wassalam
Haidir Fitra Siagian
Keiraville 21/6/2020

Penulis adalah dosen UIN Alauddin Makassar, aktivis Muhammadiyah, saat ini sedang bermukim di Australia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here