Perspektif Haidir #6: Ibunda, Melanjutkan Kebersamaan

0
98
Haidir Fitra Siagian

Oleh: Haidir Fitra Siahaan
Aktivis Muhammadiyah Sulawesi Selatan, tinggal di Australia

KLIKMU.CO

Setelah tiga bulan lebih tinggal bersama kami di rumah, Bakung Samata, Kab Gowa, hari ini Ibunda tercinta akan kembali ke Sipirok Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, kampung halamannya. Tano hatubuan, tanah dilahirkan dibesarkan. Tanah tempat suka dan duka, meraih rezeki dan membesarkan kami.

Awal bulan Mei lalu, saya sengaja jemput beliau di Singapura, untuk dibawa ke Makassar. Dia bersemangat datang sebenarnya hanya ingin melepas keberangkatan kami untuk hijrah sementara di Oz. Keinginan yang sudah lama diharapkannya.

Selama Ramadan 1440 H kemarin, sampai sebelum berangkat ke Oz, kami selalu bersama. Makan sahur bersama, buka puasa bersama, ke masjid bersama, kerja bakti di halaman rumah bersama, jalan-jalan keliling kampung Bakung bersama. Saya juga sempatkan membawanya jalan-jalan ke Malino, menghirup udara dingin dan menikmati pesona alam pun keindahan pohon pinus.

Saya tak bisa lagi menemani kebersamaan itu dua bulan kemudian hingga hari ini. Saya bergembira karena adikku dapat melanjutkan menyenangkan hati ibunda, di tengah keterbatasan-keterbatasan yang ada. Saya pun turut menikmati kegembiraan tersebut dari kejauhan. Dengan hati dan perasaan yang indah berseri.

Dan tibalah saatnya beliau harus memilih. Pilihan yang dapat membuat hatinya lebih tenang dan damai. Pilihan untuk sebuah kemenangan dalam hidupnya. Kembali ke tanah kelahirannya. Meneruskan kebersamaan-kebersamaan dengan mereka-mereka, yang juga sangat dia cintai dan dia banggakan. Ingin bertemu dengan cucu-cucunya yang lain. Juga kerabat, sahabat, dan handai tolan.

Melanjutkan cita-citanya untuk hidup pada masa tua: salat berjamaah di Masjid Taqwa Muhammadiyah Sipirok, mengikuti pengajian ranting Aisyiyah, dan tadarus rutin di kamar tidurnya mulai pagi hingga duhur. Bikin acara makan-makan di kebun bersama para tetangga. Saling mengunjungi terhadap mereka sesama yang sudah tua di kampung. Satu lagi, menyiram bunga-bunga kesayangannya di beranda rumah.

Ini adalah screenshot video call saya subuh ini dengan beliau. Sesaat sebelum berjalan menuju pesawat yang akan membawanya dari Sultan Hasanuddin Maros ke Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, berangkat menyusuri, membelah, bermain dengan keindahan awan putih di langit-Nya. Insya Allah, selamat dan dalam rida Allah Swt. Doa kami yang tulus menyertai Ibunda tercinta.

Wassalam
Haidir Fitra Siagian
Keiraville, NSW, Australia 25/7/2019 bakda Duha.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here