Pertama dalam Sejarah, Muhammadiyah Gelar Tanwir secara Daring Ahad

0
492
yana/ Red: Yusuf Assidiq Sekretaris PP Muhammadiyah, Dr Agung Danarto, memberikan keterangan saat konferensi pers, di kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat (17/7). Sekretaris PP Muhammadiyah, Dr Dr Agung Danarto memberikan keterangan saat konferensi pers di kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat (17/7/2020). (republika)

KLIKMU.CO – PP Muhammadiyah memutuskan untuk menyelenggarakan sidang tanwir secara daring, Ahad (19/7/2020). Sidang tanwir adalah permusyawaratan tertinggi kedua setelah muktamar.

Sekretaris PP Muhammadiyah Dr Agung Danarto mengatakan, selama usia ratusan tahun baru kali ini tanwir digelar secara daring. Karena itu, ini akan menjadi catatan sejarah.

“Tanwir Muhammadiyah dan Aisyiyah ini sangat istimewa dan pertama dilakukan dalam sejarah Muhammadiyah, yakni tanwir yang diselenggarakan secara online,” kata Agung di kantor PP Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat (17/7/2020).

Tanwir daring ini, menurut dia, merupakan ijtihad Muhammadiyah di tengah-tengah bencana kemanusiaan pandemi Covid-19 yang masih melanda Indonesia. Apalagi didukung oleh kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.

Agung menambahkan, tanwir kali ini melibatkan seluruh pengurus Muhammadiyah dari Sabang sampai Merauke, pengurus Aisyiyah se-Indonesia, pengurus ortom tingkat pusat dan segenap pengelola amal usaha di bawah naungan Persyarikatan Muhammadiyah. Tidak lupa tanwir akan diikuti oleh pengurus Muhammadiyah-Aisyiyyah yang ada di luar negeri yang tergabung dalam pimpinan cabang Istimewa Muhammadiyah Aisyiyah (PCIM-PCIA). “Secara total akan diikuti 1.000 peserta sidang tanwir Muhammadiyah-Aisyiyah,” ujar Agung.
Agung mengungkapkan, dalam agenda tanwir ini akan diumumkan juga pengunduran waktu pelaksanaan Muktamar Ke-48 Muhammadiyah yang seharusnya dilaksanakan Juli 2020 di Solo dan kemudian diundur jadi akhir Desember 2020 akibat pandemi. Sebab, pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum menunjukkan penurunan signifikan.

Dalam kesempatan tanwir kali ini, PP Muhammadiyah akan mengangkat tema Hadapi Covid-19 dan Dampaknya: Beri Solusi untuk Negeri. Agenda sidang tanwir kali ini antara lain adalah Laporan PP Muhammadiyah setelah Tanwir Bengkulu 2019, pembahasan pengunduran waktu penyelenggaraan Muktamar Ke-48 Muhammadiyah di Solo, dan agenda mendesak bangsa di tengah situasi pandemi CCovid-19 serta tawaran solusi Muhammadiyah untuk negeri. Semua agenda ini diawali dengan pidato iftitah  amanat tanwir oleh ketua umum Muhammadiyah dan Aisyiyah. (achmad san)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here