Pesan Kak Zaki si Pendongeng Nasional: Belajar Bahasa Itu Harus Disiplin dan Berani Ngomong

0
500
Zakaria Efendi alias Kak Zaki saat mendongeng untuk siswa-siswi MIMLoe. (Zuly/Klikmu.co)

KLIKMU.CO

MI Muhammadiyah 10 “Madrasah Penghafal Al-Qur’an” Rejosopinggir, Tembelang, Jombang, kedatangan tamu spesial Rabu (18/12/2019). Zakaria Efendi namanya. Dia adalah pendongeng nasional yang sekarang tinggal di Desa Pojokkulon, Kecamatan Kesamben. Ia masuk pada Komunitas Kampung Dongeng Jombang.

Sebelum mendongeng untuk anak-anak MIMLoe, Kak Zaki, panggilan akrabnya, ngobrol-ngobrol dengan dua wartawan cilik (warcil): Nana Safinatun Najah dan Cintia Nur Rahma dari kelas 5. Berikut nukilan obrolannya.

Mungkin Kakak bisa cerita sedikit apa sih Kampung Dongeng Jombang itu?

Kampung Dongeng Jombang itu komunitas para pendongeng. Karena kegiatannya adalah mendongeng, membuat kreativitas, ada sulapnya juga. Teman-teman nanti boleh kok datang. Nanti kami infokan. Kegiatannya ada pekan ceria di hari Minggu. Nanti teman-teman juga bisa mengajak teman-teman yang lain.

Kampung Dongeng Jombang berdiri tahun berapa?

Kampung Dongeng Jombang-nya baru (berdiri, Red) tahun ini 2019. Karena dulu Kak Zaki tinggalnya di Jakarta.

Apa saja kegiatan-kegiatan yang dilakukan Komunitas Kampung Dongeng Jombang?

Ada pekan ceria di hari Minggu, kampung dongeng keliling, salah satunya keliling ke sekolah teman-teman ini. Ada juga yang namanya menjemput berkah. Menjemput berkah itu sore hari di TPQ-TPQ seperti itu.

Apa tujuan dibentuknya Komunitas Kampung Dongeng Jombang?

Supaya anak-anak di sekitar kita bisa mendengarkan cerita. Karena kalau ada kampung dongeng itu, akan semakin banyak anak-anak yang mendengarkan cerita, yang akan menerima asupan-asupan cerita-cerita yang baik. Cerita yang penuh hikmah. Kalau mereka sudah mendengarkan cerita yang baik, anak-anak akan mempunyai pola pikir yang baik. Kemudian dia mampu mengambil hikmah dari cerita dan secara otomatis dia akan menjadi anak yang baik, anak yang shaleh.

Apakah komunitas ini hanya ada di Jombang?

Enggak, ini nasional. Jadi, kalau di Jawa Timur ada di Bojonegoro, Blitar, Malang, Banyuwangi, Probolinggo, bahkan ada juga di Bangkalan, Madura. Itu hanya di Jawa Timur. Di Jawa Tengah juga ada, kemudian Jakarta, Kalimantan, Sumatera, Bangka Belitung, semuanya ada.

Kak Zaki kan bisa menirukan suara-suara hewan. Belajarnya bagaimana sih, Kak?

Oh…harus belajar. Jadi belajarnya itu gimana ya…ya harus berani bersuara, gak boleh malu, gak boleh minder, gak boleh gugup. Contoh, kukkkkkuruyuuuuuuk (Kak Zaki menirukan suara ayam). Naaaah, gitu. Jadi gak boleh malu untuk mengeluarkan suara. Intinya percaya diri.

Bisa cerita sedikit pengalaman menarik atau cerita lucu ketika mendongeng?

Cerita lucunya begini, teman-teman. Waktu itu Kak Zaki diundang sama sekolah di Peterongan. Kemudian ada anak kecil nangis karena ditinggal ibunya. Owwwwweeeeek (Kak Zaki menirukan bayi menangis) eh salah sambil senyum. Ketika Kak Zaki sudah dipersilakan untuk maju, Kak Zaki membunyikan suara suara pok… pok… pok… (suara ayam). Eh, anak yang nangis tadi langsung diam. Jadi, ketika anak yang menangis itu mendengar suara Kak Zaki yang menirukan ayam, anak itu langsung diam.

Apa pendapat Kakak ketika masuk sekolah kami, MI Muhammadiyah 10 “Madrasah Penghafal Al-Qur’an” Rejosopinggir, Tembelang, Jombang?

Ketika Kak Zaki masuk ke sini, ketemu anak-anak tadi ada yang mintak salim, ada yang menyapa “assalamualaikum Kak Zaki”. Itu berarti tandanya teman-teman sudah menerapkan ilmu yang disampaikan oleh guru. Bahwa setiap kita ketemu sama tamu atau siapa pun, kita harus murah senyum, bahagia, dan menyapa teman-temannya, menyapa tamu tersebut. Maka orang yang akan datang ke sini pasti akan merasakan kebahagiaan tersendiri.

Sekolah kami akan membuka kelas bilingual tahun pelajaran 2020/2021. Ada pesan, Kak?

Yang pertama, tentu kebersihan lingkungan. Jadi ketika teman-teman melihat sampah sekecil apa pun, harus segera diambil dan dibuang ke tempat sampah dan dimulai dari diri sendiri dulu. Yang kedua, kalau sudah bilingual, Kak Zaki sampaikan kalau sudah belajar bahasa tidak ada kata minder lagi, tidak ada kata gak percaya diri atau gugup. Ini yang harus kita hilangkan. Bahasa itu harus berani ngomong. Harus disiplin yang tinggi untuk berani ngomong bahasa Inggris atau bahasa Arab dan sebagainya. Semua bahasa dimulai dari kedisiplinan. (Zuly Ahsanul Bariyyah/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here