Pesan Rektor UMsurabaya di Hari Sumpah Pemuda Era Milenial

0
81
Foto Rektor UMSurabaya Dr.Sukadiono (batik hijau) dalam acara bersama bonek diambil dari humas umsurabaya

KLIKMU.CO

Oleh: H.Sukadiono,M.M*

28 Oktober 1928-28 Oktober 2018, tepat 90 tahun yang lalu perwakilan pemuda seluruh Nusantara ber ikrar bersatu padu dan berjanji untuk satu tujuan mewujudkan Indonesia yang lebih baik melalui ikrarnya:

“Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.

Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.

Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia.”

Melalui momen 90 tahun sumpah pemuda ini saya berpesan:

Yang Pertama. Hendaknya setiap pemuda di era millenial selalu berpandangan inovatif, menangkap berbagai macam fenomena sebagai peluang untuk menciptakan peluang, karena hari ini kita hidup di dunia serba digital, perkembangan e-commerce, big data, virtual reality, dan lain sebagainya bisa menjadi media yang sangat prospektif bagi anak millenial dalam melakukan perubahan sosial  di masyarakat

Yang Kedua. Ingat bahwa Pemuda di era millenial saat ini, tidak lagi pemuda yang berjuang melawan penjajahan dan imperialisme, tetapi pemuda di era millenial adalah pemuda yang berjuang untuk mengawal perkembangan zaman di era digital, berjuang untuk adaptif dengan begitu cepatnya era digital ini telah berpengaruh terhadap sendi-sendi kehidupan bernegara, berjuang untuk melawan hoax, dan berjuang untuk meningkatkan awareness/kesadaran masyarakat untuk bersaing di era global yang semakin terbuka dan kompetitif, Kenapa? Karena, Hanya pemuda yang adaptif yang mampu bertahan terhadap persaingan global yang semakin kompetitif

Yang Ketiga. Produktif, setiap pemuda milenial harus bisa membuat produk atau karyanya sendiri. Seorang pemuda milenial harus mandiri dan berdikari, tidak sekedar mengandalkan ijazah namun kreativias dan produktivitas dalam menciptakan sesuatu yang bisa memiliki nilai jual baik secara ekonomis maupun prestise sebagai bagaian dari bangsa terbesar ke 5 se dunia

ini adalah pengejawantahan semangat sumpah pemuda khas anak millenial dimana Kontribusi pemuda millenial untuk NKRI menjadi sangat vital ditengah pengaruh digitalisasi yang mengancam sendi-sendi kehidupan negara, banyak ancaman yang diantisipasi oleh negara seperti cyber warfare, phising, cybercrime, data privacy violation, dan terlebih ada hoax adalah ancaman bagi bangsa yang bisa diatasi oleh pemuda millenial untuk mempertahankan kesatuan dan persatuan NKRI. SALAM PEMUDA**

Foto Dr. Sukadiono (berkacamata) berswa foto dengan back ground mahasiswa baru didampimgi pembantu rektor I,II dan III diambil humas umsurabaya

*Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya & Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur

**Ditulis disela sela prosesi wisuda ke-43, Universitas Muhammadiyah surabaya di Dyandra Convention Centre Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here