Pilihan Bacaan Tasyahud dalam Shalat

0
146
Ilustrasi gerakan sholat ; Ilustrasi sholat : takbir , ruku', sujud, ; Fahmi sholat ; berdoa, tahiyat

Oleh: Ainul Yakin*

KLIKMU.CO

Umat Islam di manapun dan kapanpun wajib melaksanakan shalat fardhu. Baik dalam kondisi lapang, sempit, sibuk, sehat maupun sakit. Tentu ada rukhshah (keringanan) dalam keadaan tertentu. Begitulah Islam, ajarannya memudahkan umatnya.

Shalat merupakan hal yang pokok dalam Islam. Pelaksanaannya harus ada tuntunan dari Rasulullah Saw. Baik secara lahir (bacaan, gerakan, dll) maupun secara batin (niat, dll).

Salah satu cara agar shalat bisa khusyu’ adalah dengan mengerjakannya sesuai tuntunan, tak terkecuali dalam bacaan. Tidak cukup sekadar hafal, tapi (alangkah lebih baiknya) juga paham apa yang dibaca. Sehingga dapat meresapi dan menjiwai (khusyu’).

Ada banyak bacaan atau doa dalam shalat, mulai dari takbiratul ihram hingga salam. Salah satunya adalah doa tasyahud saat duduk di rakaat kedua dan terakhir. Dalam sehari semalam, setidaknya (dalam kondisi normal) kita membaca doa tasyahud sebanyak 9 kali.

Adapun bacaan tasyahud sebagai berikut:

اَلتَّحِيَّاتُ لِلّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّباَتُ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهاَ النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكاَتُهُ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْناَ وَعَلَى عِباَدِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ، أَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهِ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

At-tahiyyâtu lillâhi wash-shalawâtu wath-thayyibât. As-salâmu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullâhi wa barakâtuh. As-salâmu ‘alainâ wa ‘alâ ‘ibâdillâhish-shâlihîn. Asyhadu allâ ilâha illallâhu, wa asyhadu anna Muḥammadan ‘abduhû wa rasûluh.

(Penghormatan, shalawat, dan segala yang baik-baik adalah bagi Allah. Kedamaian, rahmat dan berkah dari Allah semoga dilimpahkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad). Kedamaian juga semoga dilimpahkan kepada kita dan semua hamba Allah yang salih. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya).

Bacaan doa tasyahud ini didasarkan kepada hadis Nabi:

عَنْ شَقِيقِ بْنِ سَلَمَةَ قَالَ قَالَ عَبْدُ اللَّهِ كُنَّا إِذَا صَلَّيْنَا خَلْفَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْنَا السَّلَامُ عَلَى جِبْرِيلَ وَمِيكَائِيلَ السَّلَامُ عَلَى فُلَانٍ وَفُلَانٍ فَالْتَفَتَ إِلَيْنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ هُوَ السَّلَامُ فَإِذَا صَلَّى أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلْ التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ فَإِنَّكُمْ إِذَا قُلْتُمُوهَا أَصَابَتْ كُلَّ عَبْدٍ لِلَّهِ صَالِحٍ فِي السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ (رواه البخاری و مسلم)

Dari Syaqīq Ibn Salamah [diriwayatkan bahwa] ia berkata: ‘Abdullah [Ibn Mas’ud] mengatakan: Tatkala suatu kali kami salat di belakang Rasulullah saw kami membaca: “As-salâmu ‘alâ Jibrîla wa Mīkâla. As-salâmu ‘alâ Fulân wa Fulân. Lalu Rasulullah saw menoleh ke arah kami dan bersabda, “Sesungguhnya Allah itu adalah as-Salâm, maka apabila salah seorang dari kamu salat, hendaklah mengucapkan: At-tahiyyâtu lillâhi wash-shalawâtu wath-thayyibât. As-salâmu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullâhi wa barakâtuh. As-salâmu ‘alainâ wa ‘alâ ‘ibâdillâhish-shâlihîn, jika kamu sekalian membaca itu, hal itu akan meliputi semua hamba Allah yang salih, yang ada di langit dan bumi. Asyhadu allâ ilâha illallâhu, wa asyhadu anna Muḥammadan ‘abduhû wa rasûluh. [HR al-Bukhārī dan Muslim].

Atau bisa juga dibaca doa tasyahud berikut:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ

At-tah}iyya>tul-muba>raka>tus}-s}alawa>tu wat}-t}ayyiba>tu lilla>h. As-sala>mu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rah}matulla>hi wa baraka>tuh. As-sala>mu ‘alaina> wa ‘ala> ‘iba>dilla>hiş-s}a>liḥīn. Asyhadu alla> ila>ha illalla>hu wa asyhadu anna Muḥammadar rasu>lulla>h.

At-tahiyyâtul-mubârakâtush-shalawâtu wath-thayyibâtu lillâh. As-salâmu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullâhi wa barakâtuh. As-salâmu ‘alainâ wa ‘alâ ‘ibâdillâhish-shâlihîn. Asyhadu allâ ilâha illallâhu wa asyhadu anna Muhammadar rasûlullâh.

(Segala kehormatan yang penuh berkah [dan] keagungan dan segala yang baik-baik adalah kepunyaan Allah. Kedamaian semoga dilimpahkan kepadamu wahai Nabi, begitu pula rahmat dan keberkahan dari Allah.

Kedamaian juga semoga dilimpahkan kepada kita dan semua hamba Allah yang salih. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba Allah dan utusan-Nya).

Hal ini didasarkan hadits Ibn ‘Abbas berikut:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَلِّمُنَا التَّشَهُّدَ كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنْ الْقُرْآنِ فَكَانَ يَقُولُ التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ (رواه مسلم)
Dari Ibnu Abbas [diriwayatkan] bahwa dia berkata: Rasulullah saw mengajarkan kepada kami tasyahud seperti beliau mengajar kami surat al-Qur’an. Beliau mengucapkan, At-tahiyyâtul-mubârakâtush-shalawâtu wath-thayyibâtu lillâh. As-salâmu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullâhi wa barakâtuh. As-salâmu ‘alainâ wa ‘alâ ‘ibâdillâhish-shâlihîn. Asyhadu allâ ilâha illallâhu wa asyhadu anna Muhammadar rasûlullâh (segala kehormatan yang penuh berkah [dan] keagungan dan segala yang baik-baik adalah kepunyaan Allah. Kedamaian semoga dilimpahkan kepadamu wahai Nabi, begitu pula rahmat dan keberkahan dari Allah. Kedamaian juga semoga dilimpahkan kepada kita dan semua hamba Allah yang salih. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu hamba Allah dan utusan-Nya). [HR. Muslim].

Demikianlah beberapa pilihan bacaan tasyahud dalam shalat. Semoga bermanfaat dan dapat meningkatkan kualitas ibadah shalat kita. Aamiin. (RF)

*Ainul Yakin adalah kader IMM UMSurabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here