Pluralitas Berislam (1): “Amin” Seorang Diri

0
304
Para peserta futsal fun Pemuda Muhammadiyah se-Surabaya berfoto bersama.

Oleh: Abdul Mu’ti

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah

KLIKMU.CO

Waktu short course di Birmingham saya selalu menyempatkan salat Jumat di masjid yang berbeda-beda. Salah satunya di Masjid Gamkul Syarif di Birmingham Selatan.

Ada tiga hal yang menarik dari masjid ini. Pertama, tamannya luas, bersih, dan indah. Taman ditanami aneka bunga yang semerbak mewangi.

Kedua, masjid memiliki tiga unit bisnis: minimarket, pom bensin, dan pelayanan kematian. Semua terintegrasi dengan kompleks masjid.

Ketiga, bacaan imam waktu salat Jumat sangat bagus. Karena bacaan yang bagus itulah begitu imam membaca “…. ghairil maghdlubi ‘alaihim wala al-dhallin”, saya langsung membaca “amin” dengan keras.

Tetapi saya sungguh terkejut. Ternyata hanya saya yang membaca “amin” keras. Semua jamaah membaca “amin” dengan lirih (sirri). Atau mungkin malah tidak baca.

Saya baru tahu ada madzhab yang membaca “amin” dengan sirri. Di masjid yang lainnya semua membaca “amin” dengan keras (jahr). Yang saya tahu selama ini hanya “bismillah” yang sirri atau jahr. Ternyata ada juga “amin” yang sirri dan jahr. Pengalaman baru. Ilmu baru. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here