Polrestabes Surabaya Ingatkan Kampung Tangguh Jangan seperti Halte Bus

0
315
Ipda Sugeng menyaksikan taman baca yang dikelola dengan swadaya warga blok D. (Sulthon/KLIKMU.CO)

KLIKMU – Rombongan polrestabes, koramil, polsek, dan lurah Medokan Ayu hadir untuk menyaksikan penjurian Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo di wilayah Putra Bangsa lll, Medokan Ayu, Rungkut. Pasatbimas Polrestabes Surabaya Ipda Sugeng Prajitno menuturkan kepada warga agar selalu waspada. ”Jangan lengah dan tetap memakai masker, jaga jarak, dan mencuci tangan. Siapa lagi yang akan mengingatkan kalau bukan kita sendiri dengan diberlakukannya  wani sehat, wani sejahtera, wani ngandani, dan wani jogo,” tegasnya, Rabu (8/7/2020).

Dalam kunjungan itu, Sugeng mengapresiasi posko “Jogo Tonggo”. Di sana warga sudah lima bulan bergotong royong menyediakan sembako seperti mi, beras, telur, gula, bahkan sayur mayur. Penggalangan dana didapat dari warga Putra Bangsa lll.

”Semoga warga yang sudah bersusah payah ikut membantu warga yang terdampak Covid-19 atau warga yang terdampak di-PHK, amal baik mereka selalu dibalas oleh Allah SWT,” jelasnya.

Dalam kunjungannya sebagai juri kampung tangguh itu, Sugeng Prajitno melihat pembuatan jamu tradisional (jamu daun waru) dan pembibitan serta panen sayur hidroponik dengan memanfaatkan lahan kosong milik warga yang sudah ditanam selama sebulan.

Sugeng berharap kampung tangguh ini bukan sekadar formalitas, namun bisa dilaksanakan dengan benar. Dia ingin kampung tangguh bukan hanya cek suhu, tapi benar-benar satgas kesehatan atau ketangguhan kesehatan bisa jalan.

“Secara berjenjang harus bisa dimonitor melalui kampung tangguh. Kampung tangguh ini bukan kayak pemberhentian halte bus yang cuma ada, tapi tidak ada. Jadi, benar-benar harus berfungsi,” pesannya. (Sulthon/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here