Posko Muhammadiyah Surabaya Banjir Aduan dan Ucapan Terima Kasih

0
1972
Fikri (kanan), peserta aksi yang sempat diamankan aparat, sudah keluar. (KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Pasca-aksi penolakan UU Omnibus Law Cipta Kerja (UU Ciptaker), Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya membuka posko pengaduan masyarakat. Posko itu dibuat untuk menerima aduan warga yang kehilangan keluarganya saat ikut unjuk rasa, baik mahasiswa, pelajar, maupun masyarakat umum.

“Pasca-aksi tanggal 8 Oktober 2020 mulai pukul 19.00 WIB, kami membuka posko pengaduan masyarakat yang dipusatkan di Pusdam Jalan Wuni No 9. (Aduan lewat) telepon, medsos, maupun yang datang ke Pusdam terus bertambah,” ujar M. Arif An, sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, yang mengawal aksi IMM Kota Surabaya.

Menurut Arif An, koordinasi posko pengaduan dengan Rektor UM Surabaya Sukadiono, Ketua PWPM Jawa Timur Dikky Shaddiqumulloh, Ketua DPD IMM Andreas, serta Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr Mohammad Fadil Imran berjalan dengan baik. Jumat, 9 Oktober 2020, selepas shalat Jumat para demonstran bisa dipulangkan.

“Alhamdulillah, kami terus mengawal semua aktivis yang tertangkap setelah menjalani pemeriksaan kesehatan dan tidak terlibat anarkistis sehingga mulai dikeluarkan. Baik Mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum. Kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang baik dengan Kapolda Jawa Timur,” imbuh Dikky Shaddiqumulloh yang memimpin negosiasi dengan Kapolda Jatim.

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dr Mohammad Fadil Imran menambahkan, para mahasiswa yang sempat diamankan semalam akan dipulangkan ke rumah masing-masing. Dia menegaskan bahwa mereka yang diamankan telah diperlakukan dengan baik. “Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman LBH, Kontras, dan Pemuda Muhammadiyah,” tuturnya.

Ketua PWPM Jawa Timur Dikky Shaddiqumulloh (baju putih lengan panjang) bersama Kapolda Jatim dan pihak lainnya usai pembebasan peserta aksi. (KLIKMU.CO)

Berdasarkan data yang masuk di posko pengaduan, lanjut Arif An, ada 87 orang dan sudah hampir 90 persen sudah keluar kembali ke rumah masing-masing dan akan dikonfirmasi lagi. Banjir ucapan terima kasih pun mengalir dari pihak-pihak yang diamankan aparat.

Salah satunya ucapan terima kasih disampaikan oleh ibu Fikri, aktivis yang sempat diamankan aparat. “Alhamdulilah, Mas Fikri sudah keluar. Terima kasih kami ucapkan kepada tim advokasi PDM Kota Surabaya serta tim DPW PAN Jatim/pengurus harian yang sudah membantu pemulangan ananda. Semoga Allah membalas kebaikan panjenengan semua,” ujarnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here