PPKM Mikro Kembali Diperpanjang, Surabaya Sambut Baik

0
110
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)

KLIKMU.CO – Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali memperpanjang masa pemberlakuan pelaksanaan pembatasan kegiatan masyarakat berbasis mikro (PPKM mikro). Perpanjangan diberlakukan mulai 6 April hingga 19 April mendatang.

Dalam perpanjangan kali ini, wilayah pemberlakuan PPKM mikro diperluas. Ada tambahan liam provinsi, yakni Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, dan Papua. Dengan demikian, total 20 provinsi dapat menetapkan dan menambah prioritas wilayah pembatasan pada masing-masing kabupaten/kotanya.

Perpanjangan PPKM mikro ini dikuatkan dengan dikeluarkannya Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 7 Tahun 2021, Senin (5/4/2021). “Sama halnya dengan perpanjangan sebelumnya, PPKM mikro dilakukan dengan mempertimbangkan kriteria zonasi pengendalian wilayah hingga ke tingkat RT,” ujar Mendagri Tito Karnavian.

Sementara itu, wilayah di luar 20 daerah tersebut diminta untuk tetap memperkuat serta meningkatkan sosialisasi dan penegakan hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan Covid-19.

Mendagri menilai, PPKM bersakala mikro yang selama ini dijalankan terbukti mampu menekan laju kasus aktif angka persebaran dan penularan Covid-19 jika dibandingkan dengan masa sebelum pemberlakuan PPKM. Untuk itu, PPKM mikro kembali diperpanjang.

Surabaya merespons dengan baik upaya perpanjangan PPKM mikro tersebut. Pemkot bakal menindaklanjuti instruksi Inmendagri Nomor 7 Tahun 2021 itu. Sebab, sama dengan Kemendagri, selama ini PPKM mikro dinilai efektif mengendalikan laju persebaran dan penularan Covid-19.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga sudah menyiapkan surat edaran (SE) yang akan ditujukan kepada semua stakeholder. ”SE sudah kita konsep. Sekarang masih di bagian hukum,” katanya dikutip dari Jawa Pos.

Para pemangku kebijakan yang bakal menerima surat utu mulai organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, hingga para pelaku usaha.

Sementara itu, Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto menuturkan, meski PPKM mikro diperpanjang, relaksasi dalam rangka pemulihan ekonomi tetap dilanjutkan. Hal itu sesuai dengan Perwali Nomor 10 Tahun 2021.

“Meski demikian, kegiatan relaksasi tidak bertentangan dengan PPKM mikro. Bahkan, pelaksanaan PPKM mikro di Surabaya dinilai lebih ketat dengan pemberlakuan SE wali kota,” tegasnya. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here