Prof Haedar Nashir: Sudah Saatnya Muhammadiyah Lamongan Capai Tingkatan Maqam yang Lebih Tinggi

0
1466
Ketum PP Muhammadiyah melakukan penandatanganan prasasti AUM baru di Lamongan. (Eko/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Puncak peringatan Milad Ke-107 Muhammadiyah di Kabupaten Lamongan dilaksanakan pada Ahad, 15 Desember 2019, di Alun-Alun Lamongan.

Antusiasme warga Muhammadiyah Lamongan sungguh luar biasa. Acara dihadiri sekitar 10 ribu orang dengan kapasitas tempat duduk yang tersedia di arena utama sebanyak 4 ribu kursi. Tampak banyak yang tidak mendapat tempat duduk dan akhirnya tidak sedikit yang duduk lesehan dan berdiri dengan sabar mengikuti serangkaian acara ini.

Hadir dalam acara ini antara lain Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir MSi, Ketua PWM Jatim Dr H Sa’ad Ibrahim MA, bupati dan wakil bupati Lamongan, serta seluruh forkopimda Kabupaten Lamongan. Acara ini dimeriahkan dengan penampilan drumb band dari SMP Muhammadiyah 12 Sendangagung dan SMK Muhammadiyah 1 Lamongan serta paduan suara HSS, Harmoni Suara Surya Universitas Muhammadiyah Lamongan.

Pada kesempatan ini juga diberikan hadiah trofi dan uang pembinaan kepada sekolah yang menjadi juara umum pada Olimpiade Olahraga Sekolah Muhammadiyah (O2SM), di antaranya SMA muhammadiyah 1 Babat pada tingkat SLTA, MTs Muhammadiyah 15 Lamongan pada tingkat SLTP, dan MI Muhammadiyah 3 Weru Paciran pada tingkat SD.

H Shodikin MPd selaku ketua PDM Lamongan dalam sambutannya menjelaskan bahwa pihaknya berharap kepada Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk meresmikan beberapa amal usaha baru di Muhammadiyah Lamongan. Di antaranya, RSU Muhammadiyah Babat, Gedung KH Sudja RS Muhammadiyah Lamongan, Klinik Pengobatan, dan Pembangunan gedung baru STIE KH Ahmad Dahlan.

Ketua PWM Jatim Dr H Sa’ad Ibrahim MA menyatakan, sesungguhnya Muhammadiyah di Lamongan tanpa diurus oleh pimpinan di atasnya pun sudah bisa jalan sendiri. “Ibaratnya seperti negara dalam negara. Ikon Muhammadiyah terlengkap semuanya ada di lamongan, seperti pendidikan, rumah sakit, pondok pesantren, dan sebagainya,” jelasnya.

Bupati Lamongan H Fadeli SH MM turut menyampaikan bahwa majunya Lamongan tak lepas dari majunya Muhammadiyah di Kabupaten Lamongan. “Pemerintah (Kabupaten) Lamongan saja belum bisa membangun rumah sakit sebanyak dan sebagus rumah sakit yang dimiliki Muhammadiyah Lamongan meski dibangun dari berutang,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketum PP Muhammadiyah Prof Dr H Haedar Nashir MSi meminta kepada Muhammadiyah Lamongan untuk membuat tantangan baru melampaui apa yang sudah dimiliki Muhammadiyah Lamongan saat ini. “Sudah saatnya Muhammadiyah Lamongan mencapai tingkatan maqam yang lebih tinggi dari apa yang sudah dimiliki sekarang ini,” pinta Haedar.

Pada acara ini juga dilakukan penandatangan enam prasasti AUM baru dan ditutup dengan teleconference peresmian AUM baru di Lamongan. Antara lain RS Umum Muhammadiyah Babat, Penanaman Tiang Pancang Gedung STIE KH Ahmad Dahlan, dan Klinik Pengobatan Muhammadiyah Deket. (Eko Hijrahyanto Erkasi/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here