Prof. Zainuddin Maliki: Saatnya Meneguhkan Peran Muhammadiyah di Ranah Politik Kebangsaan

0
747
Politik Kebangsaan: Prof. Zainuddin Maliki (tengah) bersama H.M. Arif An, SH Sekretaris PDM Kota Surabaya dan Drs. K.H. Choiruddin, M.Pd. sesaat setelah memberikan sambutan pembukaan Konsolidasi Muhammadiyah Jawa Timur di Tahun Politik. (Foto: ICOOL)

KLIKMU.CO – Muhammadiyah diharapkan memiliki peran lebih nyata di ranah politik kebangsaan agar dapat mengontrol dan mewarnai kebijakan-kebijakan politik Republik ini.

Demikian disampaikan oleh Prof. Zainuddin Maliki Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim dalam sambutan pembukaan Konsolidasi Muhammadiyah Jawa Timur di Tahun Politik yang dihelat Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PWM Jatim di Aula K.H. mas Mansur, Sabtu (28/4).

Pada acara bertajuk ‘Penguatan Posisi Kader Muhammadiyah dalam Peran Kebangsaan’ itu, Zainuddin juga menegaskan bahwa para pendahulu Muhammadiyah telah menunjukkan kiprah nyata mereka di ranah politik.

“Ada Prof. Kahar Muzakir, Mr. Kasman Singodimejo, dan Ki Bagus Hadikusumo. Jika di awal pendirian bangsa, Muhammadiyah telah memerankan kiprah penting menata negara, maka spirit itu harus kita hadirkan kembali saat ini,” paparnya.

Di hadapan sekira 110 peserta yang terdiri dari Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Ketua LHKP PDM se-Jatim, Zainuddin juga menandaskan pentingnya bagi Muhammadiyah untuk kembali meneguhkan kiprahnya di ranah politik.

“Adanya acara ini karena kita ingin meneguhkan peran Muhammadiyah di ranah politik kebangsaan. Dan kita ingin proses-proses kehidupan kebangsaan dapat kita hadirkan kader-kader kita di sana,” tukas Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya itu.

Namun demikian, lanjut Zainuddin, untuk memasuki wilayah politik yang serba-transaksional, kader-kader Muhammadiyah tak cukup hanya memiliki modal sosial, tapi juga modal finansial.

“Berpolitik tak semudah membalikkan telapak tangan. Yang ingin memiliki jabatan-jabatan politik ya harus sungguh-sungguh. Kita juga membutuhkan kecakapan, kecerdasan, dan kemampuan tertentu. Intinya, kita harus angkat kembali spirit para pendahulu Muhammadiyah,” tandasnya.

Zainuddin juga mengingatkan tentang ‘kegagalan’ Muhammadiyah Jatim dalam mencalonkan kadernya pada Pilgub Jatim 2018 dan berharap agar keputusan PWM Jatim yang telah menunjuk Nadjib Hamid Wakil Ketua PWM Jatim sebagai Calon DPD RI dapat dioptimalkan dukungan penyuksesannya.

“Kita semua sedang diuji, bisakah kita bersama menjadikan Mas Nadjib Hamid sebagai DPD dari Muhammadiyah. Ini tak hanya ujian bagi PWM Jatim, tapi juga seluruh warga Muhammadiyah Jatim,” pungkasnya. (ICOOL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here