Program Sekolah Milik Bersama, Jangan Hanya Kepala yang Repot

0
198
Ustadz Ridwan berpidato dan membuka raker Mudipat. (Mul/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Ketua Majelis Dikdasmen PCM Ngagel Kota Surabaya Ridwan MPd mengetok palu sidang The Annual Meeting atau Rapat Kerja (Raker) Academic Year 2021/2022 di Auditorium Prof Din Syamsuddin TMB, Jumat (2/4/2021). Tandanya, Raker SD Muhammadiyah 4 Pucang Surabaya (Mudipat) secara resmi dimulai.

Raker bertema “Successful Collaboration” yang mengagendakan sidang pleno tersebut akan berlangsung hingga Sabtu besok (3/4/2021). Diikuti seluruh pimpinan, kepala departemen, dan guru dan karyawan Mudipat sejumlah 120 orang.

Ustadz Ridwan pada pidatonya mengajak peserta sidang (guru dan karyawan) Mudipat di raker tersebut untuk membahas dan membuat program yang bagus. Yakni, yang urgen dan relevan dengan kondisi pandemi saat ini.

“Program-program yang dimunculkan harus dengan pemikiran yang matang, dibahas dengan ide yang jernih, lalu ke depan bisa diaplikasikan dengan baik. Agar tidak menjadi pembahasan kosong yang melalui perdebatan-perdebatan panjang saja,” paparnya.

Dia menjelaskan, program yang dibahas dalam raker harus menjadi program penting bersama. Program yang merupakan kebutuhan dan demi kemajuan bersama.

“(Program) ini kan program bapak/ibu (guru karyawan) semua, bukan hanya program kepala sekolah. Jadi, program ini wajib dikerjakan dan dikawal bersama, dimonitor bersama. Jangan hanya kepala sekolah yang repot,” tutur Ustadz Ridwan.

Dia juga menekankan agar program kerja yang dibahas harus dititikberatkan pada skala prioritas. Kemudian dijalankan dengan istikamah.

“Jadikan raker ini agenda penting. Jangan hanya jadi agenda kumpul-kumpul dan rame-rame bahas program. Terpenting, sekali lagi program kita harus dijalankan dikawal bersama. Ayo bareng-bareng program ini nanti dijalankan dan dikontrol bareng agar jangan ada dusta di antara kita,” tutup guru SMAN 16 Surabaya itu.

Sementara itu, kepala Mudipat M. Syaikhul Islam MHI dalam sambutannya mengajak peserta sidang raker untuk fokus bermusyawarah, mengikuti acara dari awal hingga akhir, dan memberikan masukan yang konstruktif demi kemajuan sekolah.

“(Raker) ini merupakan forum tertinggi dalam perjalanan sekolah untuk masa depan satu tahun mendatang. Jadi, mari beri rumusan masukan saran dan apa pun yang berarti kepada sekolah. Intinya semua demi memajukan sekolah kita tercinta,” terang pria asli Bojonegoro itu. (Mul/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here