Programkan Siswa Hafidz 3 Juz, Spemma Surabaya Lakukan Pemetaan Peserta Didik Baru

0
96
Pemetaan: salah satu ustad SMP Muhammadiyah 5 Surabaya melakukan tahsin kepada pesertadidik baru.(Foto: M5)

KLIKMU.CO – Bekal religiusitas menjadi concern prioritas bagi sekolah berbasis Islam seperti SMP Muhammadiyah 5 Surabaya (Spemma). Di Forum Orientasi dan Ta’aruf Siswa Baru (Fortasi) sekolah unggulan Muhammadiyah ini melakukan Tes Baca Alquran.

Menurut Khusnun Niam guru Ismuba Spemma, hal itu sebagai upaya menginternalisasikan nilai-nilai Alquran. Menurutnya,salah satu caranya melalui mentradisikan cinta Alquran bagi siswa siswi Spemma.

Selain itu, kata ustadza Niam diadakan tes tersebut sebagai pemetaan siswa.

Sebelum tes dimulai, ada sembilan guru BTQ (Baca Tulis Alquran) yang memberi motivasi pada seluruh siswa mengenai cinta Alquran.

“Untuk mengetahui kemampuan awal siswa siswi baru Spemma dalam kelancaran membaca Al-Quran,” kata Niam kepada KLIKMUCO hari kedua Fortasi, Kamis (19/7).

Guru berkacamata itu, menjelaskan, bahwa hasil tes itu nanti dikelompokkan ke dalam tiga tingkatan yaitu siswa yang belum lancar bacaanya, sedang, dan siswa mahir dalam membaca Alquran.

“Khusus bagi siswa yang telah lancar dalam membaca Al-Quran, nantinya diarahkan pada program tahfidz (hafalan),” terangnya.
Dia berharap, muncul bibit unggul sehingga dapat menghafal tiga juz yang diprogramkan sekolah. Pasalnya, program baca Alquran telah terjadwal dalam kegiatan pembelajaran, minimal satu kali dalam seminggu selama dua jam pembelajaran.

Selain tes pemetaan baca Alquran tadi, Fortasi Spemma juga ditinjau dari Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Pelajar Muhmmadiyah (IPM) yakni Havy Sekretaris Bidang Pengkaderan IPM dan Atta selaku anggota.

“Keduanya meninjau untuk melakukan penilaian terhadap kegiatan fortasi sekolah Muhammadiyah,” tutur Niam.

Dalam kesempatan itu, papar Niam pengurus tersebut menanyakan seputar hal Fortasi mulai dari perbedaan materi dari tahun sebelumnya. Sebab,Fortasi akan dinilai dan diperlombakan sekolah siapa yang terbaik.

“Tentu, kriteria penilaian lomba fortasi antar sekolah Muhammadiyah itu diantaranya variasi kegiatan dan video fortasi,” ujar Niam menirukan dari PD IPM.

Adapun, pengumuman lomba itu akan diumumkan di akhir Juli 2018. (Firman/Abd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here