Raja Salman Undang Pendekar Utama Tapak Suci Sebagai Ilmuwan Muslim Dunia

0
5347
Foto Pengukuhan Guru Besar Prof Dr Ir Sasmito Djati yang dilakukan di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya Malang diambil dari google

KLIKMU.CO -Pengukuhan Prof Dr Ir Sasmito Djati yang dilakukan di Gedung Widyaloka Universitas Brawijaya Malang beberapa waktu yang lalu berlangsung sangat emosional dan khidmat

Sasmito, begitu panggilan karibnya terlihat begitu bahagia saat dihubungi Klikmu (23/1), pasalnya selain penobatannya sebagai Guru Besar ke 43 di Universitas Brawijaya , satu hal lagi yang paling membuat dia sangat bahagia adalah usaha kerasnya yang lama tertunda juga mendapatkan apresiasi dari raja Salman.

Rencananya pada 5 April 2019 mendatang dia akan berangkat dengan beberapa ilmuwan muslim lainnnya untuk memenuhi undangan raja Salman.

Penghargaan sebagai ilmuwan Muslim dunia ini karena pengetahuan yang mendalam terkait kekayaan alam semesta, Sasmito mengatakan pengembangan ini berawal dari potensi Indonesia yang memiliki kekayaan menakjubkan. Ia mengatakan sejak dulu bumbu, dan rempah-rempah menjadi obat ringan buat kesehatan kita karena alam sudah menyediakan semua.

“Sekarang sedang trend pakai herbal. Prinsip herbal itu bahannya komplek untuk membangun sistem tubuh,”Katanya.
Sasmito menjelaskan leluhur Indonesia zaman dulu, sudah mengembangkan obat herbal, misalkan untuk jamu yang diperhatikan keseimbangannya. Namun sayangnya literasi kurang dicatat.
“Beda dengan di China semua ditulis sehingga ada ying dan yang, untuk mengatasi masalah kesehatan,” ujarnya

Guru Besar MIPA UB Malang ini mengatakan dalam penelitiannya, ditemukan bahwa tanaman herbal ini memiliki banyak senyawa atau zat yang diberikan tubuh. Zat ini dapat membangun sistem imunitas tubuh melalui fungsi sebagai penyembuh dengan racikan yang pas. Sebuah prestasi yang luar biasa dari alumni IPM Sepanjang ini

” Alhamdulillah , saya sangat bersyukur atas prestasi yang saya capai ini, tidak mudah untuk meraih gelar Guru Besar, butuh waktu sangat lama dan susah sekali, ini butuh perjuangan yang sangat keras setelah lama tertunda,” ujarnya.

” Saya juga sangat bahagia atas apresiasi yang luar biasa dari raja Salman, saya tidak menyangka sebelumnya , melalui sahabat saya ustadz Gaes Bawazir dan ustadz Zaim Bashir sesaat setelah penobatan saya sebagai Guru Besar , beliau menitipkan salam sekaligus undangan ,” sambung suami Dra Rustaningsih itu.

Pria asal Sepanjang Sidoarjo itu mengatakan, semua yang dicapai salah satunya berkat keaktifannya di persyarikatan khususnya Tapak Suci, “Saya percaya ini juga berkah dari berMuhammadiyah, semakin saya serius ngurusi Tapak Suci, Allah semakin mempermudah urusan saya.”

Pendekar utama Tapak Suci itu dikukuhkan menjadi Guru Besar bidang ilmu biologi reproduksi molekul fakultas MIPA Universitas Brawijaya Malang. Dia mengambil penelitian mengenai reproduksi herbalisme, metode pendekatan berdasarkan mekanisme sinergetik komplek dalam membangun sistem :pertahanan tubuh dan kesehatan reproduksi. (Uzlifah)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here