Rapat Pleno Online PCM Kenjeran, Inilah 11 Poin yang Dihasilkan

0
239
Rapat pleno PCM Kenjeran, Surabaya, dengan menggunakan aplikasi Zoom. (Habibie/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kenjeran, Surabaya, melaksanakan rapat pleno dengan menggunakan aplikasi Zoom di tengah pandemi Covid-19, Senin (6/4/2020).

Rapat pleno melalui aplikasi Zoom ini dipimpin langsung oleh Ketua PCM Kenjeran, Surabaya, M. Rofiq Munawi MPdI dan Sekretaris PCM Ali Fauzi MPdI.

Kepada KLIKMU.CO, Ali Fauzi mengatakan, di tengah pandemi Covid-19 ini, pihaknya tetap mengadakan rapat online. “Alhamdulillah kali ini diikuti oleh seluruh pengurus pimpinan Muhammadiyah, Aisyiyah, dan ortom se-Kenjeran,” katanya.

Menurut dia, ada beberapa hasil dari rapat pleno PCM Kenjeran dengan menggunakan aplikasi Zoom itu. Pertama, memberi apresiasi kepada Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) dan takmir masjid yang telah melaksanakan maklumat persyarikatan mulai Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) sampai PCM.

Kedua, kata Ali Fauzi, pengamanan oleh Kokam PCPM Kenjeran di bawah koordinasi majelis tabligh dengan menghindari kekerasan jika masih ada masjid milik persyarikatan yang tidak mengindahkan maklumat persyarikatan.

“Ketiga, masjid yang masih memiliki kas yang cukup hendaknya tetap memberikan transpor khatib Jumat yang diliburkan secara proporsional,” ujarnya.

Keempat, penerimaan zakat maal dibuka lebih awal (sebelum Ramadhan) untuk mengantisipasi ketahanan pangan.

Kelima, pembentukan Muhammadoyah Covid-19 Commad Center (MCCC) dengan posko di Kenjeran Muhammadiyah Center (KMC), Jln Platuk 104, Kenjeran, Surabaya.

“Keenam, semua kegiatan sosial di semua tingkatan di bawah koordinasi MCCC. Ketujuh, kegiatan awal MCCC adalah penyediaan 200 paket sembako yang akan didistribusikan ke 9 masjid Muhammadiyah Kenjeran dengan sasaran jamaah dan warga sekitar masjid yang mengalami kesulitan ekonomi terdampak Covid-19,” jabarnya.

Kedelapan, penyelenggara pendidikan Muhammadiyah dan Aisyiyah serta Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) menjamin kesejahteraan guru dan karyawan serta pegawai PAM di tengah kesulitan pendapatan atau pemasukan.

Kesembilan, kegiatan pembangunan fisik di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di-cancel karena semua pendanaan diprioritaskan untuk ketahanan pangan.

Kesepuluh, semua pimpinan di setiap tingkatan bekerja sama untuk menjaga marwah persyarikatan dan mengesampingkan ego dan pendapat yang bertentangan dengan maklumat PP Muhammadiyah.

Kesebelas, pelaksanaan tarawih dan shalat Id masih menunggu perkembangan selanjutnya dan akan disampaikan kemudian.

“Hal-hal yang belum tercantum dalam keputusan ini akan disampaikan lebih lanjut. Mohon tetap menjaga kekompakan,” ungkapnya. (Habibie/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here