Rapat Wali Murid, Dikdasmen Tekankan Sekolah Bukan Hanya untuk Mengajar

0
424
Suasana rapat wali murid SMP Muhammadiyah 1 Jombang (Foto oleh Qurani).

KLIKMU.CO – Rapat wali murid merupakan salah satu faktor penting untuk mengetahui seberapa besar tingkat perkembangan anak di sekolah. Selain itu, agenda rutin ini ditujukan untuk membangun komunikasi yang aktif serta transparansi antara sekolah dan orang tua.

Begitu pula halnya dengan yang dilakukan SMP Muhammadiyah 1 Jombang. Sekolah yang beralamat di Jalan Ir H Juanda No 98, Kepanjen, itu melaksanakan rapat wali murid pada Sabtu lalu (27/7/2019).

Dalam rapat yang dibagi menjadi dua sesi itu, wali murid tampak sangat antusias dan hadir tepat waktu. Mereka pun terlihat rileks saat Ketua Dikdasmen Muhammadiyah Jombang, Bapak Fachrudin SPd, menyampaikan sambutan dengan serius namun santai dan cukup menghibur.

“Suksesnya anak dimulai dari bangku sekolah menengah pertama (SMP). Maka kami memandang pendidikan anak-anak sangat penting, dan kami tidak main-main,” ujar Bapak Fachrudin SPd.

Menurutnya, pendidikan harus update dan terintegrasi, tidak harus membutuhkan biaya yang besar. “Dan kami relevan dengan kebutuhan masyarakat, tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah. Yang jelas, kami tidak tega jika sekadar mengajar, tidak tega jika membiarkan anak-anak selesai belajar kemudian langsung pulang. Untuk itu, sekolah berusaha semaksimal mungkin memberikan yang terbaik,” lanjutnya.

Fachrudin juga menekankan bahwa seluruh kegiatan sekolah dimaksudkan untuk masa depan para siswa. Di samping pengetahuan umum dan life skill, kegiatan yang bersifat keagamaan juga menjadi kegiatan utama di sekolah ini. “Harapannya, anak-anak tidak harus mondok tetapi kemampuan mereka seperti anak pondok,” tandasnya.

Acara inti dilanjutkan oleh Kepala SMP Muhammadiyah 1 Jombang, Bapak Juni Muslimin SAg, yang memaparkan beberapa hal penting seperti rencana kegiatan sekolah (RKS), anggaran, hingga kebijakan-kebijakan baru yang bersifat inovatif.

Dia juga mengimbau agar para wali murid selalu mendukung putra-putrinya dalam seluruh kegiatan di sekolah.

Seusai acara, Juni menyampaikan bahwa kepercayaan (trust) sangat mahal harganya. Membangun trust membutuhkan waktu yang lama dan proses yang panjang.

“Menghancurkannya sangat mudah dan terkadang tidak kita sadari. Maka, tindakan sekecil apa pun kita maksimalkan menjadi peluang untuk menjadi besar, tentunya dengan kerja keras,” tuturnya. (Qurani/Achmadsan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here